PSSI Akhirnya Cabut Hukuman untuk Suporter Arema FC, Yuli 'Sumpil' dan Fandi

Reporter

Hendra Saputra

Editor

Heryanto

01 - Mar - 2019, 03:10

Yuli 'Sumpil' saat memimpin Aremania bernyanyi dan koreo (Hendra Saputra)

Angin segar didapatkan dua suporter Arema FC yakni Yuli 'Sumpil' dan Fandi terkait hukuman yang diterimanya. 

Saat ini oleh PSSI, kedua suporter tersebut hukumannya dicabut dan dapat menyaksikan tim kebanggaannya di kompetisi Liga 1 musim 2019.

PSSI menerbitkan surat keputusan (SK) hasil review implementasi keputusan Komdis di 2018.

Penerbitan SK tersebut untuk menindak lanjuti amanah kongres PSSI 20 Januari 2019 di Bali yang lalu, tentang kewenangan yang diberikan kepada Exco untuk melalakukan review  terhadap keputusan Badan Yudisial.

Satu SK fokus terhadap pelanggaran disiplin yang ditimbulkan oleh perilaku suporter yang mengakibatkan klub dijatuhi denda.

Dengan itu, PSSI memutuskan untuk mengembalikan sebagian nilai denda kepada klub sebagai dukungan finansial dalam program mengedukasi suporter (fans manajemen) yang harus dilakukan di klub. 

Selain itu, SK lainnya terkait implementasi keputusan komdis, yang tidak dapat dijalankan karena kondisi terkini di infrastruktur kompetisi.

Jenis keputusan komdis yang dinilai tidak bisa dijalankan adalah, larangan kepada (individu) untuk memasuki stadion dan larangan bagi penonton masuk/menonton pertandingan di dalam stadion tanpa menggunakan atribut, termasuk nyanyian, koreo dan semua hal yang terafiliasi dengan klub.

Dua hal ini, PSSI menilai, dalam implementasiya tidak hanya mengalami kendala, akan tetapi justru akan berpotensi menimbulkan masalah baru yakni pelanggaran disiplin.

Hal tersebut berkenaan langsung kepada Yuli 'Sumpil' dan Fandi yang keduanya merupakan suporter Arema FC, yang dilarang memasuki stadion di seluruh Indonesia. 

Begitu juga suporter Persib Bandung yang dilarang masuk stadion tanpa atibut. Hukuman tersebut, tidak dapat dilaksanakan.

"Keputusan ini, diambil setelah dilakukan telaah panjang dan hati-hati. Dengan tujuan yang terukur, yaitu perbaikan kualitas penyelenggaraan pertandingan, dibarengi upaya edukasi supporter oleh Klub," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah, Media Officer Arema FC Sudarmaji mengatakan bahwa ini kabar baik yang diterima suporter setia timnya. 

Akan tetapi ia masih menunggu surat resmi dari Federasi sepak bola Indonesia (PSSI).

"Kami masih menunggu surat resminya. Dan begitu tiba, akan kami sampaikan langsung ke yang bersangkutan (Yuli 'Sumpil' dan Fandi)," terangnya.