Opening Semipro Tampilkan Kesenian Tiga Negara
Reporter
Agus Salam
Editor
Yunan Helmy
31 - Aug - 2018, 04:14
Semipro (Seminggu di Kota Probolinggo) Ke-10 tahun 2018 yang ditunggu-tunggu masyarakat akhirnya Rabu (29/8) sekitar pukul 19.30 dibuka. Peresmiannya ditandai dengan pemukulan drum oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Probolinggo Bambang Agus Suwignyo di panggung utama di alun-alun kota.
Acara yang tidak dihadiri wali kota tersebut juga dihadiri Jetua DPRD Agus Rudiyanto Ghaffur, Wakapolresta Kompol Djumadi, kepala OPD, camat dan lurah se-Kota Probolinggo. Wali kota dan wakil wali kota Probolinggo terpilih tahun 2019-2024, Hadi Zainal Abidin dan Mochammad Soufis Subri, tampak hadir di acara tahunan tersebut.
Adapun hiburan yang mengisi acara di panggung utama itu di antaranya penampilan kesenian dari Filipina yang diwakili University of Santo Tomas Salinggawi Dance Troupe. Berikutnya, tampilan kesenian dari Malaysia yang dibawakan Bunbun Culture Group dan kesenian dari Korea Selatan (South Of Korea) yang diwakili Dance Company. Sebelum acara dimulai, masyarakat dihibur Kesenian kelabang songo yang berkolaborasi dengan tari kiprah lengger.
Dalam laporannya, sekretaris Semipro, Tutang Heru Aribowo menjelaskan, tujuan semipro menigkatkan pendapatan masyarakat dan ajang promosi pariwisata, budaya dan kesenian. Disebutkan, Semipro yang ke 10 ini akan menyuguhkan 27 jenis kegiatan, mulai olaha raga, kesenian, pameran produk unggulan dan olahraga tradisional.”Sebelum acara semipro, kami sudah menggelar avara pra semipro,” tandasnya.
Kegiatan tersebut, lanjut Tutang, sudah selesai dilaksanakan dan berlangsung mulai 23 hingga 29 Agustus. Untuk acara semipro sendiri berlangsung selama seminggu mulai 29 Agustus sampai 3 September. Dalam rangka memperingati HUT Ke-73 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Ke-659 Kota Probolinggo. “Ada yang spesial semipro kali ini. Kami mendatangkan kesenian dari tiga negara tetanhgga yakni, Malaysia, Filipina dan Korea Selatan,” tandasnya.
Sedang sekdakot yang mewakili wali kota menyebut, tema Semipro satu dasawarsa tersebut bertema Lestari Budayaku, Mendunia Kreasiku. Diharapkan, tema yang diusung itu memotivasi masyarakat, berkreasi dan berkreativitas dalam berkesenian dan berkebudayaan. Dengan kreatifiotas kesenian dan budaya lokal akan dikenal sampai ke seluruh dunia. “Kami berharap dengan acara senipro yang kami gelar setiap tahun, tumbuh dan berkembang kreatifitas masyarakat. Kami sebagai pemerintah, akan mendorong hasil kreatifitas masyarakat,” tegasnya.
Pada Semipro ke-10 itu, panitia sengaja mendatangkan kesenian negara tetangga, untuk membuka cakrawala para pelaku seni dan budaya. Dengan penampilan para delegasi kesenian Malaysia, Philipina dan Korea Selatan, diharapkan muncul ide dan kreativitas sehingga tampilan kesenian lokal, lebih menarik dan dsukai warga dunia. “Usai acara ini kami berharap ada pertukaran seni dan budaya antar negara tetangga. Kesenian lokal bias tampil dan diundang ke luar negeri,” pungkasnya.
Pada opening Semipro, undangan dan pengunjung disuguhi video kemenangan Rindi Sufrianto, atlit panjat tebing Indonesia asli Kota Probolinggo, yang meraih medali emas dalam ajang Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang tersebut. Sedengkan closing atau penutup dari acara opening panggung diisi dengan penampilan Husein Alatas yang berkarir di bidang musik melalui Indonesian Idol. Sebagai penutup penampilannya, Husein membawakan lagu berjudul selamat ulang tahun, sebagai kado Hari Jadi Kota Probolinggo. (*)
