Optimis Terpilih, Pasangan ASIK Siapkan Program Prioritas untuk Warga Kota Malang

Reporter

Pipit Anggraeni

Editor

Heryanto

26 - May - 2018, 03:33

Calon Wakil Walikota Malang nomor urut dua, Syamsul Mahmud (Pipit Anggraeni)

Kabar ini berhembus tak lama setelah Anton ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari kabar yang beredar, Anton disebut akan diganti oleh tokoh politik lain. Kabar lain menyebutkan jika Anton memilih mundur dari pencalonannya sebagai Wali Kota Malang periode 2018-2023.

Namun kedua kabar itu ditampik oleh pasangan Anton atau Calon Wakil Wali Kota Malang nomor urut dua, Syamsul Mahmud.

Pengusaha muda ini dengan lantang menyampaikan jika PKB beserta partai koalisi tetap mempertahankan Anton sebagai jagoan yang diusung.

"Berita yang sudah terlanjur menyebar di masyarakat itu sama sekali tidak benar," katanya pada MalangTIMES, Jumat (25/5/2018) sore.

Menurutnya, tim tetap solid untuk mempertahankan Anton. Karena kasus hukum yang menjeratnya saat ini masih belum inkrah.

Selain itu, ia dan tim memiliki keyakinan jika Anton tak bersalah dalam kasus ini. 

"Jika kami nanti memenangkan Pilkada ini, maka Abah Anton akan tetap dilantik," jelasnya.

Lebih lanjut Syamsul menerangkan dirinya dan Anton sudah memiliki sederet program yang akan dijalankan jika terpilih. Di antaranya pemanfaatan IT untuk layanan publik seperti pembuatan KTP dan data kependudukan yang lain.

Sehingga, masyarakat dapat lebih mudah dan fleksible memanfaatkan layanan tanpa harus membuang waktu dan sabar menunggu antrean panjang.

Dia juga menilai jika pemanfaatan IT akan membantu akses keterbukaan.

"Kami juga sudah menyiapkan konsep berupa pelatihan untuk warga di berbagai kelurahan dan kecamatan. Tujuannya meningkatkan daya saing atas produk yang sudah dimiliki. Sehingga bisa memiliki daya jangkau pasar skala nasional dan internasional," pungkasnya.