Bonek Kulo Nuwun, Pentolan Pasoepati Jamin Keamanan Selama 8 Besar Piala Presiden

03 - Feb - 2018, 04:13

Perwakilan manajemen Persebaya dan suporter Bonek bertemu dengan pihak keamanan serta sejumlah stake holder di Solo sore kemarin. (Persebaya)

Animo suporter Persebaya Surabaya yang terkenal dengan sebutan Bonek untuk menyaksikan langsung pertandingan babak 8 besar Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (3/2) sangat tinggi. Sebab, tim kebanggaan mereka, Green Force --julukan Persebaya -- akan bertarung melawan tim asal Sumatera Utara, PSMS Medan.

Nah, agar proses perjalan para pencinta
Green Force itu ke Solo dan kembalinya ke Surabaya berjalan lancar, manajemen Persebaya serta perwakilan dari Bonek langsung melakukan pendekatan dengan sejumlah stake holder di Solo. Sinyo Devara dan Tulus Budi Sukmono adalah perwakilan dari pihak suporter, sementara dari manajemen ada Sidik Maulana Tualeka dari fans relation Persebaya.

 Dengan misi "Kulonuwun Warga Solo" tim kecil tersebut melakukan silaturahmi ke sejumlah tokoh Pasoepati, suporter terbesar Persis Solo sejak 1 Februari lalu. Termasuk, bertandang ke markas Iwan Walet, salah satu pendekar Persudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) Cabang Solo yang juga petinggi Pasoepati. Iwan bahkan menjamu perwakilan Persebaya dengan makan malam bersama di rumahnya.

 "Kami mengucapkan Welcome bagi Bonek di Solo. Namun, pesan kami hanya satu, semua harus tertib selama di Solo," kata pria berusia 48 tahun itu. "Saya akan turun langsung di lapangan untuk sama-sama membantu pihak keamanan memastikan pertandingan berlangsung aman dan terkendali," kata Iwan.

"Karena pada prinsipnya kami (para pendekar, Red) di Solo tidak ada masalah dengan bonek. Lagian, sudah ada instruksi langsung dari pengurus pusat di Madiun agar semua warga Setia Hati Teratai ikut menjaga ketertiban dan keamanan," lanjut Iwan. "Jadi, saya menjamin, Solo aman dan terkandali," imbuhnya.

Tulus Budi, salah satu perwakilan bonek yang melakukan "Kulonuwun" ke kediaman Mas Iwan, ikut senang dengan pernyataan yang diberikan oleh Iwan Walet Merah tersebut. "Saya juga akan menyampaikan ke rekan-rekan sesama Bonek agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban selama di Solo," kata koordinator bonek Jogjakarta itu.

"Harapan kami hanya satu, semua anggota bonek yang datang ke Solo dan begitu juga kembali ke Surabaya, bisa lancar dan selamat," imbuhnya.

Sebelumnya, hubungan Bonek, suporter Persebaya Surabaya dengan perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Teratai (PSHT) sempat memanas beberapa waktu lalu. Akibatnya, tidak sedikit pendukung Green Force, julukan Persebaya yang memilih berpikir dua kali untuk bertandang ke Solo mendukung Persebaya di pertandingan babak 8 besar Piala Presiden.

Pasalnya, Solo adalah kota dengan basis anggota PSHT terbesar di Indonesia setelah Madiun. Meski begitu, Iwan Walet Merah, salah satu tokoh PSHT sekaligus pentolan Pasoepati, pendukung Persis Solo, memastikan bahwa, Solo akan menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi Bonek yang datang ke Solo untuk mendukung tim kebanggaan mereka.