Sakit-sakitan dan Hidup Sendiri, Kakek Gampil Gantung Diri
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Lazuardi Firdaus
12 - Jun - 2017, 08:34
Diduga sering sakit-sakitan dan hidup sendirian, seorang kakek bernama Gampil (84), warga Dusun Unggahan RT 04 RW 03, Desa Tawangrejo, Kecamatan Binangun, Kabupaten Blitar, ditemukan tewas gantung diri di dapur rumahnya.
Mayat Gampil ditemukan Minggu (11/6/2017) sekitar pukul 14.45 WIB. “Diduga korban tewas murni karena gantung diri. Tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban,” kata Kasubag Humas Polres Blitar AKP Eny Mayasari, Senin (12/6/2017).
Mayat Gampil pertama ditemukan cucunya yang bernama Frangki. Mayat korban ditemukan menggantung di kayu blandar dapur.
Frangki meminta tolong Suparno, tetangga korban Gampil, untuk memotong tali tersebut dengan harapan nyawa kakeknya terselamatkan. Namun, ketika diturunkan dari tali gantungan, Gampil sudah meninggal dunia.
Frangki hari itu memang berniat menjenguk kakeknya. Namun, dia merasa curiga karena saat mengetuk pintu rumah dan jendela, tidak ada respons dari sang kakek.
Kemudian Frangki bertemu Suparno yang sedang berada di belakang rumah. Frangki menanyakan keberadaan kakeknya, namun Suparno menjawab tidak tahu.
Frangki kembali berusaha mengetuk pintu dapur. Namun, tetap tidak ada jawaban.
Penasaran, Frangki berusaha masuk. Kebetulan pintu dapur tidak terkunci. Dia kemudian masuk. Tetapi, alangkah kagetnya Frangki mendapati kakeknya sudah dalam keadaan menggantung dengan menggunakan tali plastik sebesar jari telunjuk,
“Pihak keluarga tidak menghendaki jenazah korban diautopsi dengan membuat surat pernyataan. Diduga korban sakit usia tua dan sakitnya tidak sembuh-sembuh,” kata Eny Mayasari. (*)
