SMK Pemuda 3 Kesamben Peringati Maulid Nabi Muhammad 1438 H
Reporter
Aunur Rofiq
Editor
Heryanto
20 - Dec - 2016, 05:05
SMK Pemuda 3 Kesamben mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H.
Kegiatan keislaman yang diprakarsai Osis itu digelar di Aula SMK Pemuda 3 Kesamben, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Minggu (17/12/2016).
Peringatan Maulid Nabi tersebut diikuti seluruh siswa kelas X, XI dan XII. tidak seperti biasanya, selain acara diisi ceramah agama oleh Ustadzah Nurjanah, dalam kegiatan ini juga menampilkan hadrah SMK Pemuda 3 Kesamben.
“Acara ini dilaksanakan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mencintai serta meneladani baik sikap maupun perilaku Nabi SAW dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi para siswa, guru, staf, dan karyawan,” kata Kepala Sekolah SMK Pemuda 3 Kesamben, Hadi Siswanto.
Dalam sambutannya Hadi mengimbau para guru dan karyawan SMK Pemuda 3 Kesamben mengharap para guru dan karyawan menjadi teladan kepada para siswa sesuai keteladanan nabi Muhamad saw.
“Guru harus bersikap ilmiah yang berupa transfer knowledge , amaliah yang berupa pengamalan ilmu secara nyata (real action) dan keteladanan.
Guru wajib menjadi teladan bagi siswa dengan memberikan sikap-sikap yang dicontohkan Nabi Muhammad,” ungkapnya.
Hadi juga mengajak kepada seluruh siswa-siswi selalu menanamkan cinta dan menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai idola dalam berprilaku sebagai umat Islam, terutama dalam hal menta’ati guru, orang tua dan jangan terpangaruh hal-hal yang buruk.
“Melalui Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Kita Wujudkan Siswa-siswi yang Berakhlakulkarimah sebagaimana yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW,” imbuh pria yang juga Rektor Unisba Blitar dan bos PT Pundi Kencana ini.
Sementara itu penceramah Ustadzah Nurjanah dalam ceramahnya, menyampaikan sejarah kelahiran nabi, serta keteladanannya yang harus dicontoh oleh siswa dalam rangka meraih kesuksesan di masa depan.
Seraya mengharapkan seluruh jamaah untuk bersama-sama meneladani akhlak Rasulullah SAW melalui kisah–kisah dan suri tauladan beliau dalam memperjuangkan islam dari awal sampai kita mengenalnya hingga hari ini.
“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan para peserta didik dapat mensuri tauladani apa yang telah dilakukan Nabi Muhammad SAW, sehingga peserta didik akan memiliki akhlak sesuai dengan akhlak yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW,” kata Ustadzah Nurjanah.(*)
