Inilah Penyebab Bimasakti Kalah dari Satria Muda

Editor

Redaksi

25 - Feb - 2016, 01:43

Kapten tim Bimasakti, Yanuar Dwi Priasmoro (Foto: bola)

Pelatih Bimasakti Nikko Steel Malang (BSM), Oei A Kiat mengakui penampilan timnya sore ini tak maksimal sehingga tim BSM harus menerima kekalahan dari Satria Muda Pertamina Jakarta 81-51.

Tak hanya itu, cedera yang dialami sang kapten tim Yanuar Dwi Priasmoro juga berpengaruh pada turunnya permainan Bimasakti.

“Saya heran, di seri ini anak-anak sepertinya tampil drop. Padahal pasca-persiapan kami di Malang, kami baik-baik saja," kata A Kiat.

Bimasakti harus menerima kekalahan dari Satria Muda Pertamina 81-51 dalam laga IBL 2016 seri III Jogja yang digelar di GOR Amongrogo, Rabu (24/2/2016). Mulai dua kuarter awal Bimasakti cukup kesulitan menghadapi Satri Muda  dan cukup jauh tertinggal dengan skor 26-7 dan 42-28.

Sedangkan di dua kuarter akhir upaya Bimasakti untuk mengejar poin masih belum mampu mengimbangi Satria Muda. Kuarter akhir pun kembali ditutup dengan kemenangan Satria Muda 66-38 dan 81-51.

Meski demekian, A Kiat juga menilai anak asuhnya mengalami peningkatan dari segi kolektivitas dan komunikasi antar-pemain.

"Saya lihat komunikasi tim kami di seri ini sudah mulai membaik dibandingkan di dua seri sebelumnya," tambahnya.

Sementara, hilangnya Yanuar Dwi Priasmoro, pemain berposisi power foward karena cedera, berdampak jelas pada irama permainan BSM di lapangan. Sosok Yanuar sendiri, dikenal sebagai salah satu pemain yang memiliki kemampuan offense dan defense yang cukup baik.

"Hilangnya Yanuar juga memberikan pengaruh besar buat tim ini, karena dia memiliki jiwa leadership dan mampu memotivasi bagi rekan-rekannya. Saya harap ia cepat pulih dari cederanya,"tandasnya.(*)