LAMONGANTIMES - Menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Lamongan, Polres Lamongan menyebut ada sebanyak 89 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang masuk dalam kategori rawan.
Kapolres Lamongan, AKBP Trisno Rahmadi, mengatakan pemetaan berdasarkan pelaksanaan pemilu-pemilu sebelumnya di Kabupaten Lamongan.
”Ada 89 TPS yang masuk dalam kategori rawan, acuannya dari pemilu sebelumnya,” terangnya, Rabu (2/12/2015).
Lebih jauh Ia membeberkan, titik-titik rawan diantara terletak Kecamatan Laren, Paciran dan Karangbinangun.
“Ini adalah perkiraan dari petugas berdasarkan sejarahnya dulu pernah ribut,” akunya. Sementara wilayah lainnya di Lamongan, kata Trisno, masih masuk dalam kategori aman.
Sebagai langkah antisipasi, sambung Trisno, pihaknya menyiapkan 1.087 personel untuk mengamankan pelaksanaan pemilihan Bupati Lamongan. “Ini adalah petugas gabungan dari berbagai unsur yang akan bersiaga menjelang dan selama pilkada," terangnya.
1.087 personel tersebut berasal Polisi, Kodim, Garnisun dan BKO petugas dari Brimob Polda Jawa Timur.
Trisno menambahkan, semua personil yang disiagakan ini mulai 8 Desember sudah harus berada di TPS. “Setidaknya 1 personel untuk 1 TPS,” katanya. Untuk diketahui, pada Pilkada kali ini terdapat 2557 TPS di Lamongan.
Trisno menambahkan, ketika memasuki masa tenang H-3 sebelum penyelenggara Pilkada, pihaknya akan membersihkan alat peraga kampanye (APK). “Mari kita jaga keamanan dan mari kita sukseskan Pemilukada ini," imbaunya. (*)
