Megaproyek Mangkrak, Silpa Kota Kediri Menggunung
19 - Aug - 2015, 07:39
KEDIRITIMES - Tiga mega proyek di Kota Kediri hingga saat ini pembangunannya masih jalan di tempat sehingga mangkrak. Ini menyebabkan sisa lebih perhitungan anggaran (silpa) tahun 2015, menggunung karena minimnya serapan.
Jumlah silpa tersebut cukup mencengangkan, mencapai setengah triliun, yaitu Rp435 miliar. Besaran silpa itu cukup besar mengingat total anggaran APBD senilai Rp1,6 triliun. Kondisi ini membuat wakil rakyat menyorotnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Kediri, Reni Wara Pramana mengatakan, tingginya silpa membuktikan kurang matangnya perencanaan oleh pihak eksekutif. Dia menyarankan agar pihak satker lebih meningkatkan kinerjanya dalam penganggaran terutama saat perencanaan.
"Kinerja satker harus lebih baik lagi," kata wakil rakyat yang berangkat dari partai PDI Perjuangan ini.
Sementara itu, Sekretaris Kota Kediri Baidui Sunu, berdalih bahwa tingginya silpa karena ada beberapa kendala dalam pelaksanaan lapangan. Permasalahan itulah yang menjadikan anggaran banyak yang tidak terserap.
Dia mencontohkan, adanya proyek Jembatan Brawijaya yang sudah dianggarkan namun saat ini proyek Jembatan Brawijaya masih dalam proses hukum yang mengakibatkan belum bisa dilanjutkan.
Sekedar diketahui, tiga mega proyek yang hingga saat ini masih terhenti di Kota Kediri di antaranya pembangunan Gedung Poltek II, Gedung RSUD Gambiran II, Jembatan Brawijaya. Padahal ketiga mega proyek tersebut sudah dianggarkan ratusan milyar dalam APBD 2015. (*)
