Wah, Ada Bahaya di Balik Kertas Pembungkus Makanan

Reporter

Ronny Wicaksono

Editor

Redaksi

08 - Nov - 2015, 01:43

Gorengan dibungkus kertas bisa menyimpan bahaya (Foto: tempo)

JATIMTIMES - Berhati-hatilah jika Anda membeli makanan yang dibungkus kertas karena ada bahaya yang mengintip di balik bahan pembungkus tersebut.

"Kertas bekas termasuk koran dan majalah seharusnya tidak digunakan untuk membungkus bahan pangan secara langsung karena mengandung timbal yang jika terakumulasi dalam tubuh dapat berisiko membahayakan kesehatan," ungkap pemerhati industri kertas, Muhammad Adjidarmo.

Meski demikian, saat ini di masyarakat masih banyak ditemui penggunaan kertas bekas sebagai pembungkus makanan, terutama jajanan semacam gorengan. Padahal bahan yang panas dan berminyak akan mempermudah berpindahnya timbal ke makanan tersebut.

Selain itu, migrasi bahan berbahaya bisa dipicu juga oleh jenis bahan pangan, konsentrasi, waktu kontak, serta luas permukaan kontak. Tak hanya kertas koran bekas yang berbahaya untuk makanan, kertas nasi bungkus berwarna coklat dan karton duplex juga diklaim menyimpan bahaya serupa.

"Karton duplex dan kertas nasi bungkus berwarna coklat terbuat dari kertas daur ulang yang mungkin sudah terkontaminasi dan mengandung tinta cetak, perekat, lilin, bahan pencelup, serta bahan-bahan kimia lainnya," imbuhnya.

Menurut Adjidarmo, kertas yang paling aman untuk kemasan pangan adalah karton 'food grade' yang tidak akan tembus minyak dan ramah lingkungan. Selain itu, bahan ini terbuat dari serat alami sehingga berwarna putih bersih, tidak berbintik, serta bebas dari kandungan bakteri dan senyawa berbahaya. (*)