MALANGTIMES - Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi transparansi Dinas Pendidikan Kota Malang kepada masyarakat.

Mereka mengapresiasi positif atas kinerja Dinas Pendidikan Kota Malang yang telah menerapkan e-administrasi seperti e purchasing, traspack, SIMDIK, SIMBADA dan berbagai aplikasi lainnya berbasis online serta inovasi penyelenggaraan Lomba Sekolah Unggul dan Transparan (ULTRAS) dalam tata kelola Dana Bantuan Operasional Sekolah maupun Green School Festival.

Aplikasi-aplikasi berbasis online ini ternyata mampu meningkatkan partisipasi masyarakat.

Selain itu juga mendorong peningkatan raihan prestasi.

Semakin menguatkan keterbukaan dam cegah korupsi, Dinas Pendidikan juga menggunakan aplikasi JAGA. 

Empat orang staff Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyosialisasikan aplikasi JAGA pada jajaran Dinas Pendidikan Kota Malang beberapa waktu yang lalu.

Aplikasi JAGA telah diluncurkan oleh KPK pada 11 Desember 2017 silam. 

Aplikasi ini yang menyajikan informasi di sektor pendidikan, kesehatan, dan desa.

Dalam penyajian informasi yang ada di Aplikasi JAGA, KPK bekerjasama dengan Kementrian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Desa.

"Melalui aplikasi JAGA ini, KPK berharap asas transparansi penyelenggara pelayanan publik dapat terus ditingkatkan sehingga menghindarkan dari tindak pidana korupsi yang disebabkan tingginya tingkat partisipasi pengawasan masyarakat efek daripada kemudahan mengakses informasi penyelenggara pelayanan publik salah satunya sektor pendidikan," beber Soraya, salah satu staf Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Deputi Bidang Pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selanjutnya, Soraya memperkenalkan konten-konten yang ada dalam aplikasi JAGA, khususnya pada sektor pendidikan. 

Konten-konten ini dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat yang telah menginstal aplikasi JAGA melalui playstore.

"Pada aplikasi JAGA, juga tersedia menu diskusi sebagai media interaksi penyampaian informasi oleh masyarakat yang terjaga privasinya," jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang, Dra Zubaidah MM, menyatakan rasa terima kasihnya yang tiada terhingga pada institusi anti rasuah atas kesempatan penyelenggaraan sosialisasi aplikasi JAGA pada seluruh jajarannya.

"Sehingga menjadi sebuah tambahan pengetahuan untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sesuai aturan yang berlaku tanpa menimbulkan permasalahan yang berarti di kemudian hari," imbuhnya.

Kegiatan sosialisasi aplikasi JAGA dimanfaatkan oleh jajaran Dinas Pendidikan Kota Malang untuk sharing tentang kebijakan-kebijakan berkaitan pendidikan agar terhindar dari tindak pidana korupsi.