MALANGTIMES - Tahapan tes tulis dan wawancara usai dilaksanakan oleh panitia Pemilihan Kepala Desa yang diikuti 38 bakal calon kepala desa dari 11 desa di Kota Batu pada 4-5 September 2019 di Balai Kota Among Tani.

Pelaksanaan tes tulis dan wawancara itu berjalan dengan lancar. 

Mereka yang menguji itu berasal dari tim pengembangan otonomi daerah Universitas Brawijaya Malang.

Bakal calon kepala desa ini dites terkait visi dan misi untuk menajukan desanya. 

Lalu terkait dengan wawasan kebangsaan, potensi desa, dan sebagainya.

Selama dua hari mengikuti ujian itu, rencananya hasilnya adakan diumumkan pada Jumat (6/9/2019). 

Tidak hanya sekadar panitia dan bakal calon kepala desa saja yang dapat mengetahu hasilnya, tetapi juga masyarakat luas.

“Iya nanti Jumat itu hasilnya akan kami umumkan, hasilnya nanti melalui panitia tingkat desa,” kata Kepala Bagian Pemerintahan Setda Pemkot Batu, Dyah Lies. 

Ia mengatakan adanya tes tulis dan wawancara itu untuk mengetahui kompetisi dasar dan kemampuan pengetahuan tentang pemerintahan desa. Juga untuk merangking hasil dari tes yang diikuti. 

“Supaya nanti masyarakat itu tahu sejauh mana kemampuan dari bakal calon kepala desa yang akan mereka pilih. Tentunya ini sebagai bahan mereka juga   sebelum memilih,” imbuhnya.