MALANGTIMES - Kota Batu saat ini sedang melangsungkan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) di 11 desa.

Namun ada dua desa yang terpaksa harus melakukan pendaftaran pilkades tahap II.

Untungnya setelah pendaftaran berakhir, keduanya bisa melangsungkan tahap selanjutnya.

Kedua desa yang mengikuti tahap dua itu adalah Desa Sumberejo di Kecamatan Batu dan Desa Gunungsari di Kecamatan Bumiaji. 

“Dari 11 desa yang melangsungkan pilkades, hanya dua yang mengikuti tahap II karena tidak memenuhi syarat,” kata Kasubag Pemerintahan Desa, Bagian Pemerintahan Kota Batu, Abdul Salam.

“Untungnya saat dibuka kembali tahap II 9-28 Agustus lalu ke dua nya memenuhi syarat dan bisa maju diproses selanjutnya,” imbuhnya.

Desa Gunungsari itu terpaksa membuka pendaftaran tahap II lantaran hanya memiliki satu bakal calon kepala desa yakni Andi Susili yang merupakan incambent. Dan kini disusul Suliono yang juga incumbent periode sebelumnya.

Sedangkan Desa Sumberejo terpaksa harus melakukan  pembukaan pendaftaran tahap dua, lantaran bakal calon tidak memenuhi persyaratan. 

Desa Sumberejo tersebut tidak memenuhi persyaratan karena empat bakal calon yang mengambil formulir tidak lolos verifikasi.

Namun kini Desa Sumberejo memiliki bakal calon lolos verifikasi adalah Riyanto (incumbent), Tekat, Nurul Akbar, Gagas Aryo Seto dan Novi Dwi Istika. 

Sedangnya dua desa itu terpaksa membuka tahap dua karena sesuai aturan bagi desa hanya memiliki bakal calon tidak lebih dari dua calon secara tak langsung pendaftaran tahap dua yang sudah dilaksanakan pada 9-28 Agustus 2019 lalu.

Hal ini mengacu pada Perda Kota Batu No 1 tahun 2015 tentang Desa dan Diubah No 5 tahun 2018. Termasuk Perwali No 32 tahun 2016 yang diubah jadi No 76 tahun 2017.