MALANGTIMES - Pelantikan anggota DPRD Kota Batu periode 2019-2024 bakal berlangsung 30 Agustus mendatang. Sejalan dengan itu, akan dilakukan penunjukan ketua sementara  DPRD Kota Batu.

Kursi ketua DPRD menjadi hak Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Batu sebagai peraih kursi terbanyak. PDIP dalam Pemilihan Umum 2019 berhasil merebut  6 kursi DPRD dengan 32.054 suara.

Di bawah PDIP, ada Partai Keadilan Bangsa (PKB) yang meraih lima kursi dengan perolehan 18.054 suara. Kemudian Partai Gerakan Indonesia Raya  (Gerindra) dengan empat kursi dari 16.595 suara.

Ketua DPC PDIP Kota Batu Punjul Santoso mengatakan, sesuai dengan undang-undang, pemenang pemilu pertama dan kedua untuk menyampaikan calon ketua dan wakil ketua untuk sementara. “Untuk sementara, DPRD Batu akan dijabat oleh Asmadi (anggota DPRD dari PDIP),” kata dia.

 Asmadi dipilih lantaran saat ini di DPC PDIP Kota Batu menjabat sebagai bendahara. Sedangkan berdasarkan peraturan internal partai itu, persyaratan utama yang menjadi ketua DPRD adalah ketua partai.

Namun, karena Punjul menjabat sebagai wakil wali kota Batu, yang berhak selanjutnya adalah sekretaris. “Tetapi karena sekretaris belum memenuhi persyaratan, yakni minimal pernah menjadi anggota DPRD minimal lima tahun, maka jatah diberikan kepada bendahara partai, yakni Asmadi,” imbuh Punjul. 

Menurut dia, dipilihnya Asmadii itu juga telah mendapatkan persetujuan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jatim.