Gubernur Terpilih Khofifah Indar Parawansa Sampaikan Ini di Singosari

Gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa saat hadir di Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah Singosari Kabupaten Malang (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Gubernur terpilih Khofifah Indar Parawansa saat hadir di Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah Singosari Kabupaten Malang (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Gubernur Jawa Timur terpilih Khofifah Indar Parawansa hadir di Pondok Pesantren Nadhlatul Ulama (NU) Al-Ishlahiyah Singosari Kabupaten Malang pada Sabtu (14/7/2018) sore pukul 14.30 WIB. Dia datang ditemani tim pemenangannya di Malang. Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PP Muslimat NU itu menyampaikan rasa terima kasih sekaligus program untuk membangun Jawa Timur 2018-2023.

"Singosari ini merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Potensi yang ada selain tentu saja lekat dengan sejarah. Selain itu, di Singosari ini ada lebih dari 30 pondok pesantren. Potensi-potensi ini haruslah kita bangun bersama. Kalau kemarin ada yang ke nomor 1 dan ada yang ke nomor 2, sekarang saatnya kita bangun Jawa Timur bersama," jelas dia di hadapan ratusan jama'ah Muslimat NU.

Kecamatan Singosari dijadikan KEK memang sudah sejak lama. Tahun 2017, pemilihan Singosari dicetuskan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya. Pemerintah Kabupaten Malang di bawah Bupati Malang Rendra Kresna menyiapkan berbagai strategi.

Sejak tahun 2017, area lahan seluas hampir 300 hektare telah disiapkan untuk disulap menjadi KEK di Singosari. KEK Singosari diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru sekaligus sebagai penopang destinasi wisata Bromo Tengger Semeru (BTS)

Pengertian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
adalah kawasan dengan batas tertentu yang tercakup dalam daerah atau wilayah untuk menyelenggarakan fungsi perekonomian dan memperoleh fasilitas tertentu.

Selain menyampaikan terkait KEK, Khofifah juga menceritakan pertemuannya dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. "Beberapa waktu lalu saya diundang ke kediaman beliau. Kami membahas mengenai masalah-masalah termasuk industri garam di Pulau Madura. Sebetulnya memungkinkan didirikan pabrik-pabrik disana," kata dia.

Madura punya potensi sebagai lahan garam terbesar di Indonesia. Luas lahan mencapai 15.000 hektar lahan garam. Berdasarkan Analisis Produksi Garam Indonesia 2011-2014 yang dirilis oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia pada 2015,  semua kabupaten di Pulau Madura memiliki lahan tambak garam rakyat dan menghasilkan garam rakyat dalam jumlah yang besar.

Selain menyampaikan program, Khofifah juga mengucap syukur karena peran relawan dan tim pemenangan di Malang sehingga dirinya terpilih sebagai Gubernur Jawa Timur periode 2018-2023. (*)
 

Editor : A Yahya
Publisher : sandi permana soebagio

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top