Dua Destinasi Wisata Kabupaten Malang Bersaing dengan 9 Nominator API 2018, Disparbud Minta Dukungan Masyarakat

Dinominasikan masuk dalam dua kategori wisata terpopuler, Disparbud Kabupaten Malang minta dukungan masyarakat (AnugerahPesonaIndonesia.com)
Dinominasikan masuk dalam dua kategori wisata terpopuler, Disparbud Kabupaten Malang minta dukungan masyarakat (AnugerahPesonaIndonesia.com)

MALANGTIMES - Ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) 2018 kembali menyapa seluruh masyarakat Indonesia. Tak terkecuali di Kabupaten Malang yang berhasil dipilih sebagai nominasi untuk dua kategori yang berbeda dari total 18 kategori yang ada. 

Dua kategori itu menempatkan wisata paralayang  Modangan,  Donomulyo, dalam kategori wisata olahraga dan petualangan terpopuler serta wisata Candi Singosari untuk kategori situs sejarah terpopuler.

Tentunya butuh dukungan penuh dari masyarakat untuk melakukan  (vote) wisata favorit Kabupaten Malang melalui aplikasi API yang bisa diunduh gratis di Google Playstore.

"Seperti tahun lalu,  kami tentu butuh vote dukungan masyarakat. Sehingga dua wisata kami bisa menjadi pemenangnya," kata Made Arya Wedanthara, kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang,  Jumat (13/7/2018). 

Masuknya wisata paralayang Modangan dalam API 2018 merupakan modifikasi dari beberapa kategori tahun sebelumnya. Di samping adanya penambahan kategori baru,  yaitu wisata halal, wisata kreatif, dan cenderamata.

"Artinya semakin banyak kategori tahun ini yang bisa diikuti. Walaupun kami masih bisa terpilih jadi nominasi di dua kategori saja. Maka sekali lagi dukungan masyarakat sangat berarti bagi dunia pariwisata Kabupaten Malang," ujar Made Arya. 

Walau terbilang baru, nominasi  kategori wisata olahraga dan petualangan ini diisi oleh 9 destinasi wisata plus yang berada di Kabupaten Malang dengan wisata paralayangnya.  Sembilan wisata di kategori tersebut adalah Gunung Matantimali (Kabupaten Sigi), hiking Gunung Gamalama (Kota Ternate), Kerinci Trail Adventure (Kabupaten Ternate), mountain bike  Bukit Sulap di Lubuk Linggau, panjat tebing Bukit Kandis (Kabupaten Bengkulu Tengah), Rumpit Bike Park (Kabupaten Banjarnegara), tracking Bukit Tangkiling (Kota Palangkaraya), dan tracking Pukau Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, serta paralayang Gunung Panteun di Majalengka. Jadi, untuk wisata olahraga dan petualangan serupa paralayang Modangan, ada nomine dari Majalengka, yakni wisata paralayang Gunung Panteun. 

"Jadi, cukup banyak juga nominasi di kategori ini. Dengan dukungan seluruh masyarakat untuk vote, kami bisa menjadikannya yang terpopuler," ujar Made Arya. 

Kategori situs sejarah terpopuler pun sama. Ada 10 nominasi di kategori ini. Kabupaten Malang terpilih lewat Candi Singosari. Sedang nomine lainnya ada rumah Gadang Panjang,  Patung Mejan, Gua Liangkabori,  Istana Kuning, Benteng Belgica,  Pugung Raharjo, rumah Bung Karno, Benteng Otanaha, dan kawasan Kota Tua Jakarta. 

Dukungan  bisa melalui  pesan singkat (SMS) berbayar ke 99386 dengan menggunakan format sesuai nominasi pilihan. Caranya ketik : API spasi 10C kirim ke 99386 (untuk memilih Candi Singosari). Kemudian, untuk memilih Pantai Modangan, ketik : API spasi 3G Kirim ke 99386.

"Ada waktu sampai 31 Oktober 2018 mendatang  untuk mendukung dua wisata terpopuler milik kita ini," pungkas Made Arya. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top