Duh, Tepat di Hari Bhayangkara Oknum Polisi Pukuli Wanita Hingga Bersimpuh Mohon Ampun

foto istimewa
foto istimewa

MALANGTIMES - Video seorang aparat polisi yang memukul dan menendang seorang wanita di minimarket, tengah viral. Meski wanita berbaju hitam corak hijau tersebut menangis namun pria berbaju orange bertuliskan polisi tersebut terus memukul bahkan melayangkan sandalnya ke kepala sang wanita.

"Diam kamu!" pekiknya. "Ampun pak...Ampun...". Si wanita terus memohon ampun sambil menangis sesenggukan. Saat itulah, pria tadi melepaskan tendangan dengan kaki kanan ke arah wajah si wanita. 

Peristiwa tersebut diabadikan dalam video berdurasi 30 detik. Video ini lantas ramai menjadi perbincangan di WhatsApp dan Facebook sejak Kamis (12/7/2018) sore. Video diambil pada Rabu (11/7/2018) pukul 19.00 WIB di sebuah minimarket di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung. Berikut videonya:

Pria yang terekam dalam video adalah Kasubid Ditpamobvit Polda Kepulauan 
Bangka Belitung, AKBP Yusuf SE. Ia diketahui sebagai pemilik minimarket. Aksi koboi yang dilakukan Yusuf dipicu karena emosi. Wanita yang ia pukul diduga komplotan pencuri. 

Dalam pernyataan resmi kepada insan pers, Kapolda Bangka Belitung Brigjen Pol Syaiful Zachri menjelaskan kejadian bermula saat pelaku tertangkap tangan oleh Yusuf dan karyawannya.

"Awal peristiwa karena ada tindak pidana pencurian di Toko Apri Mart pada hari Rabu (10/7/2018). Tersangka pada saat pencurian tertangkap basah oleh AKBP Yusuf SE dan karyawan toko. AKBP Yusuf SE melakukan kekerasan terhadap tersangka karena emosi dan tersangka tidak mengaku serta tidak memiliki identitas. Bidang Propam akan memproses penegakan hukum terhadap perilaku AKBP Yusuf SE yang melakukan kekerasan terhadap tersangka pencuri tersebut," kata dia. 

Wanita yang ia pukul diduga komplotan pencuri. Komplotan ini mencuri sejumlah barang diantaranya susu, mie instan, dan selendang. Emosi Yusuf makin menjadi saat komplotan tertangkap basah tapi menolak mengaku hingga Yusuf melepaskan pukulan dan tendangan ke wajah pelaku. Karena aksinya itu, AKBP Yusuf SE langsung dicopot. Mutasi tertulis dikeluarkan dalam surat telegram Nomor ST/1786/VII/2018 tanggal 13 Juli 2018.

Aksi koboi oknum polisi patut disayangkan. Kejadian ini hanya berlangsung beberapa puluh jam setelah peringatan Hari Bhayangkara ke-72 di Istora Senayan pada Rabu (11/7/2018). Pada momentum tersebut, Presiden Joko Widodo selaku inspektur upacara sampaikan amanat agar Polri meningkatkan kinerja supaya makin dipercaya masyarakat. (*)

 

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top