Nikah Dua Hari, Pasutri "Duel" dan Berakhir di Polisi, Ternyata Ini Masalahnya

ND yang ke polisi bersama istrinya karena dicakar di bagian leher dan matanya (Foto : Anang Basso/ TulungagungTIMES)
ND yang ke polisi bersama istrinya karena dicakar di bagian leher dan matanya (Foto : Anang Basso/ TulungagungTIMES)

MALANGTIMES - Baru nikah dua hari, pasangan suami istri (Pasutri) asal Dusun Kebon Desa Mulyosari Kecamatan Pagerwojo Tulungagung mendatangi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satresrim Polres Tulungagung.

Tampak wajah dan leher ND (25) yang mengaku sebagai suami WW (22) memerah terkena cakaran. Parahnya lagi, pelipis ND juga mengucur darah dengan luka yang lebih parah dari yang di leher. 
"Ini kejadian yang ketiga kali, kami cukup lama nikah siri dan baru dua hari nikah sah," kata ND bergetar menceritakan kedatangannya ke Polres. 

Meski diperlakukan kasar, ND mengaku tak pernah membalas karena menyadari seorang istri merupakan perempuan yang tak sekuat dirinya. 
"Puncaknya saya memakai uangnya Rp 25 juta untuk judi, saya kalah lalu dia mengamuk dan mencakar saya," tambahnya. 

Menyadari jika dirinya memakai uang, ND mengaku bersalah dan meminta maaf namun ternyata tidak membuat kemarahan sang istri, WW reda. 
"Saya mengaku salah memakai uangnya, ternyata dia tetap marah dan ingin melaporkan masalahnya ke sini," jelas ND.

Sementara itu Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kanit UPPA, Ipda Retno Pujiarsih membenarkan adanya peristiwa yang menimpa pasutri dan datang ke pihaknya. 
"Dilakukan negosisasi terlebih dahulu, tidak jadi lapor ke proses berikutnya dan Alhamdulillah selesai kekeluargaan," katanya. 

Keduanya menurut Retno di depan penyidik UPPA menyadari segala bentuk kesalahan yang terjadi sehingga masalahnya bisa diselesaikan dengan damai. 
"Keduanya sudah saling memaafkan," pungkasnya. 

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top