Festival Panji Nusantara Dongkrak Kunjungan Wisata Budaya

Tari Rancak Malang menjadi salah satu pembuka malam pertunjukan Festival Panji Nusantara di Taman Krida Budaya Jawa Timur. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Tari Rancak Malang menjadi salah satu pembuka malam pertunjukan Festival Panji Nusantara di Taman Krida Budaya Jawa Timur. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pelaksanaan event Festival Panji Nusantara di Taman Krida Budaya Jawa Timur berhasil menggaet wisatawan nusantara dan asing. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang pun mengungkapkan bahwa pagelaran tersebut mampu mendongkrak kunjungan wisata budaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni mengungkapkan bahwa event kali ini pihak pemkot mendapat support atau dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). "Antusias penonton dan pengunjung kegiatan yang dilaksanakan dua hari ini sangat baik. Ini tahun pertama pelaksanaan di Kota Malang," ujarnya.

Festival yang berlangsung kemarin (2/7/2018) hingga hari ini (3/7/2018) tersebut merupakan pergelaran seni lintas negara yang memiliki akar kisah Panji di tengah masyarakatnya. Tak kurang dua negara serumpun yang turut memeriahkan pergelaran di Kota Malang. Yakni dari Kamboja dan Thailand. Masing-masing delegasi menyajikan cerita Panji versi negara masing-masing.

Berbagai kesenian Nusantara pun disajikan. Di antaranya tari-tarian tradisional, kuda lumping, pameran topeng, teater panji, pameran payung hias, wayang potehi, dan lain-lain. Ratusan seniman dari berbagai penjuru Malang Raya pun turut memeriahkan gelaran tersebut. 

Dayu berharap, event-event budaya seperti Festival Panji Nusantara ini menjadi program berkelanjutan. Sehingga dapat menarik minat wisatawan yang berminat pada seni dan budaya. "Kota Malang kan dikenal juga sebagai kota budaya, kita punya juga Kampung Budaya Polowijen, Kampung Payung, Kampung Topeng yang salah satu sumbernya adalah budaya Panji," tutur Dayu, sapaan akrabnya. 

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Disbudpar Kota Malang Achmad Supriadi mengungkapkan bahwa Festival Panji Nusantara mempunyai misi mengangkat kembali budaya Panji. "Selain itu, disbudpar berinovasi dengan mengadakan serangkaian lomba agar budaya Panji ini bisa menyentuh generasi muda," tegasnya. 

Lomba-lomba yang digelar di antaranya lomba seni lukis dengan tema panji, membatik, hingga cipta puisi yang pesertanya dari usia anak-anak. Juga ada lomba menulis cerita pendek (cerpen) sehingga nilai-nilai Panji bisa dihadirkan kembali dalam bentuk cerita yang lebih segar bagi masyarakat. 

Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top