Kantongi Pengakuan Kemenristek Dikti, Pihak Christea Bakal Buka Blokir Rekening Bank Unikama

Ketua PPLP PT PGRI Christea Frisdiantara dan Rektor Unikama (versi kubu Christea) Prof Tauchid Nur. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Ketua PPLP PT PGRI Christea Frisdiantara dan Rektor Unikama (versi kubu Christea) Prof Tauchid Nur. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kubu Christea Frisdiantara bakal bergerak memulihkan kondisi Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama). Salah satunya, pihak Christea saat ini tengah berupaya membuka pemblokiran sejumlah rekening bank.

Langkah itu diambil setelah munculnya surat dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) untuk memberikan pelayanan dan pembinaan Unikama di bawah Ketua Perkumpulan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi PGRI (PPLP PT PGRI) Christea Frisdiantara. Seperti diketahui, kubu Christea berseteru dengan kubu Soedja'i terkait yayasan yang berhak mengelola Unikama.

Akibat konflik itu, sejumlah rekening bank milik Unikama diblokir oleh pihak bank. Sejumlah bank yang diblokir tersebut di antaranya BCA, BNI, Bank CIMB Niaga, Bank Jatim. Karena itu, pihak Christea telah mengirimkan surat maupun dokumen pengakuan dari Kemenristek Dikti ke sejumlah bank itu untuk dapat membuka blokir.

"Kami sudah kirimkan dokumen-dokumen ke sejumlah bank. Mulai surat Kemenkum HAM, surat dari Kemenristek Dikti, dan bukti lain sebagai penguat," ungkap Christea. 

Selama ini, untuk mengeluarkan dana operasional, pihak bank mensyaratkan harus adanya spesimen dari kedua belah pihak. Sehingga jika satu pihak tidak bersedia memberikan spesimen, maka dana dari bank tidak bisa dicairkan. 

"Karena kami sudah dapat pengakuan, maka kami upayakan membuka blokir. Untuk operasional kampus, tentu membutuhkan dana. Kalau nggak ada dana, ya kampus tak bisa berjalan," ujar Christea.

Selain itu, upaya ini mendesak untuk dilakukan. Pasalnya, para karyawan sudah sekitar tiga bulan tidak mendapatkan gaji. Terlebih lagi, saat Lebaran, para karyawan juga tidak mendapat tunjangan hari raya (THR).

“Pihak bank sudah memberikan respons positif. Karena itu, kami berharap semuanya bisa segera pulih seperti biasanya. Keputusan bank minggu ini,” pungkas Christea. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top