Cawagub Emil Dardak Tertarik Kopi Dampit, Janji akan Majukan Petaninya Nanti

Emil Dardak (kemeja putih) Cawagub Jatim berkomitmen akan bangun sektor kopi dampit dan malang selatan kelak. (Nana)
Emil Dardak (kemeja putih) Cawagub Jatim berkomitmen akan bangun sektor kopi dampit dan malang selatan kelak. (Nana)

MALANGTIMES -  Aroma dan cita rasa jawara kopi Dampit,  baik di dalam dan luar negeri telah terbukti sejak lama mencuri perhatian. Bahkan, dengan aroma dan cita rasanya tersebut, pasar Eropa terus berebut untuk mendapat kopi Dampit. 

Ceruk pasar yang sangat potensial tersebut,  yang sampai saat ini masih belum secara maksimal terlayani oleh para petani kopi. 

Hal inilah yang membuat Emil Elestianto Dardak,  Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jawa Timur (Jatim) turun secara langsung ke salah satu sentra kopi Dampit yang ada di Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit. 

Selain karena tergerak oleh kemasyhuran aroma dan cita rasa kopi dampit,  Emil yang saat berkunjung ditemani mantan Wali Kota Malang Peni Suparto, tertarik dengan berbagai persoalan yang masih menghadang mengenai belum terpenuhinya kebutuhan kopi di dalam dan luar negeri. 

"Kita memiliki komitmen untuk memperjuangkan potensi besar masyarakat dalam sektor kopi yang peluang dan ceruknya sangat besar. Apalagi kopi dampit sudah punya nama mendunia. Tinggal bagaimana cara kita berproduksi lebih tinggi," kata Emil Dardak dalam kunjungannya ke Desa Srimulyo yang disambut antusias oleh warga sekitar. 

Emil melanjutkan, kopi dampit serta di wilayah malang selatan lainnya merupakan penghasil kopi terbaik di dunia sejak zaman dulu sampai sekarang ini.

Potensi unggulan di sektor perkebunan inilah yang tentunya patut mendapat sentuhan dan perhatian lebih khusus. Baik persoalan-persoalan di hulu sampai dengan hilirnya. 

"Pemerintah wajib hadir dengan kondisi tersebut secara maksimal. Karena itu pula kami berkomitmen untuk semakin meningkatkan potensi besar kopi dampit. Yang eksesnya meningkat pula kesejahteraan petaninya, " ujar Suami Arumi Bachsin.

Keyakinan Emil, terbangunnya sistem perkopian dampit yang disesuaikan dengan percepatan zaman yang ditunjang dengan semakin canggihnya teknologi perkebunan kopi,  tidak bisa ditunda-tunda. Penguasaan teknologi menjadi keniscayaan petani dalam meningkatkan produksinya. 

Hal ini pula yang pernah digagas dan dibangun oleh Emil saat masih menjabat sebagai Bupati Trenggalek. Yaitu melalui pembangunan Taman Teknologi Kopi Trenggalek. 

"Jika terpilih nanti, kami dorong dampit untuk terus menjadi juaranya kopi di dalam dan luar  negeri. Kita akan selalu hadir di setiap prosesnya nanti," pungkas Emil. 

Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top