Puding Cocok Disajikan di Kota Dingin, tapi Jangan Lupakan Fla

Salah satu jenis puding berbentuk mawar kreasi ibu-ibu PKK Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Salah satu jenis puding berbentuk mawar kreasi ibu-ibu PKK Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Sebagai sajian penutup, puding merupakan salah satu makanan yang mudah dari segi pembuatannya. Tetapi karena dirasa mudah, banyak orang yang membuat puding tidak menghiraukan fla.

Fla adalah saus yang terbuat dari bahan dasar susu, tepung maizena, dan gula. Ini merupakan saus yang biasa dijadikan bahan pelengkap sajian puding.

“Masih banyak orang yang membuat puding tidak disuguhkan dengan fla. Padahal, fla ini penting disajikan,” ungkap Giri Basuki dari Perhimpunan Chef Profesional Indonesia (PCPI) Malang Raya. 

Menurut Giri, ada alasan mengapa sajian puding harus dilengkapai dengan fla. Dia menyebut fla akan terasa lembut, creamy, dan manis gurih di lidah. Meskipun hanya menjadi sajian pelengkap, fla sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan sajian puding menjadi lebih istimewa.

Apalagi, hidangan puding itu sangat cocok disantap di kota berhawa dingin seperti Kota Batu. Selain itu, hidangan puding saat ini sedang tren dengan berbagai variasi bentuk. 

“Saat ini banyak di kalangan masyarakat membuat puding dengan kreasi yang menarik. Ada yang dibuat mawar dan lain-lain,” ujar Giri. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Batu TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top