Serba Serbi Ramadan 1439 H

Jualan Online Pacu Pertumbuhan Pengiriman Paket Lebaran

Petugas Kantor Pos tengah melayani pengiriman barang ddari para penjual produk fashion online di Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Petugas Kantor Pos tengah melayani pengiriman barang ddari para penjual produk fashion online di Kota Malang. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kehadiran gerai-gerai fashion online atau pengusaha e-commerce di Kota Malang makin marak.

Pasalnya, orang bisa dengan mudah berbelanja tanpa perlu berdesak-desakan dengan pembeli lain di pusat perbelanjaan.

Bahkan, setiap tahun saat lebaran, pengiriman produk fashion melalui paket pos terus meningkat. 

Wakil Kepala Kantor Pos Malang Taufik mengungkapkan bahwa sepanjang Ramadhan 1439 H ini pengiriman barang keluar (outgoing) mengalami pertumbuhan sebesar 30 persen.

Meningkatnya jumlah pengiriman barang di Kantor Pos Malang tersebut didominasi kiriman bisnis online.

Pertumbuhan itu dilihat dari traffic dari beberapa loket yang ada di 48 kecamatan di Malang Raya.

"Tahun lalu, kiriman outgoing bisa mencapai 500-600 item per hari. Tahun ini tumbuh 30 persen, menjadi sekitar 750 paket per hari," ujarnya.

Peningkatan itu terutama terjadi saat memasuki bulan Ramadan.

Menurutnya, hal itu dikarenakan karena mengingat kebutuhan pasar e-commerce banyak dikirim lewat pos.

Terutama permintaan kiriman fashion seperti hijab dan baju. Taufik menyampaikan, saat ini merupakan momen puncak pengiriman barang.

"Akhir Mei diperkirakan sampai 20 Juni itu peak season. Banyak outgoing," kata dia.

Sistem penjualan di Malang Raya, lanjut Taufik, banyak menggunakan sistem reseller atau penjualan ulang.

"Mereka menggambil barang dari Jakarta dan jual lagi. Apalagi Malang tidak ada marketplace," jelasnya.

Dia menambahkan, pada momen seperti ini, satu reseller bisa mengirim paket sampai 10 item.

Selain pengusaha online, tidak sedikit juga UMKM yang meraup rezeki pada momen Ramadan ini.

Menurut Taufik, pengiriman parcel pun juga mengalami peningkatan.

Selain pengiriman paket, pihaknya juga tetap melakukan pengiriman surat maupun kartu ucapan lebaran. Hanya saja, jumlahnya tidak sebanyak pengiriman barang. 

"Kalau yang surat, dari sisi kuantitas tidak terlalu banyak. Stabil dibanding tahun lalu. Paling hanya surat lamaran kerja, undangan dinas. Kalau kartu lebaran, sifatnya formal antar kepala instansi," paparnya.

Dalam sehari, setidaknya ada sekitar 200 kartu lebaran yang dikirimkan.

Selain paket outgoing, paket incoming atau pengiriman yang masuk ke Malang, trafficnya juga tumbuh antara 25-30 persen.

"Dulu bisa 300 kantong yang kami terima setiap hari. Sekarang bisa sampai 400 kantong," lanjutnya. 

Sementara itu, lanjut dia, untuk mengantisipasi membludaknya pengiriman paket, pihaknya juga menambah loket pelayanan.

"Hari biasa buka 5 loket, sekarang ditambah hingga 8 loket. Kalau sudah tanggal 11 ke atas, akan dikurangi menjadi 3-4 loket," pungkasnya.

Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top