Ditinggal Anak dan Istri Salat Tarawih, Suami Ditemukan Gantung Diri

Kondisi korban yang ditemukan gantung diri (Humas Polres Malang Kota)
Kondisi korban yang ditemukan gantung diri (Humas Polres Malang Kota)

MALANGTIMES - Usai salat Tarawih, warga Jl Jendral Basuki Rahmad II / 857 A RT. 03 RW.02 Kel. Kauman Kec. Klojen Kota Malang dibuat geger. Pasalnya salah satu warga penghuni rumah di sekitar jalan tersebut ditemukan tewas mengantung di lantai dua.

Kejadian tersebut terjadi pada Rabu  malam sekitar pukul 20.15. wib. Diketahui korban bernama Zainul Arifin (52). Dia tinggal di rumah tersebut bersama istri, anak dan menantunya.

Kasubag Humas Polres  Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni mengungkapkan, kejadian pertama kali diketahui oleh istri korban yang baru saja pulang melakukan salat tarawih di Masjid dekat rumah.

Sebelumnya, korban, istri dan anaknya masih sempat berbuka puasa bersama. Dan bahkan koban juga sempat menunaikan salat magrib di Masjid dekat rumahnya dan setelah itu ia pulang ke rumah. 

Kemudian, sekitar pukul 18.30 wib, anak korban yang bernama M Aroef Mardiansah (28) berangkat ke Masjid untuk salat tarawih.  Tak lama berselang, sekitar lima menit kemudian, istri korban menyusul untuk berangkat ke masjid. Sementara saat itu, korban masih berada di rumah.

Dan pada pukul 19.30 wib, anak korban pun pulang terlebih dulu. Namun saat pulang anak korban juga tidak langsung naik ke lantai dua. Lima belas menit kemudian sang istripun pulang usai menunaikan salat tarawih. Saat tiba di rumah, ia tak langsung naik ke lantai dua. Kemudian paka pukul 19.50 wib, anak korban keluar untuk mengantarkan isitrinya berobat.

"Saat itu sang istri mengira, jika suaminya ini masih berada di Masjid untuk tadarus," Jelasnya (7/6/2018).

Sekitar pukul 20.15 wib, istri korban mendapatkan telfon dari anaknya dan menjelaskan saat ia menelfon korban tidak ada jawaban sama sekali.

Selanjutnya, anak korbanpun kembali menelfon, dan saat itulah terdengar suara dering telfon dari lantai atas. Mendengar hal suara tersebut, istri korban langsung menuju lantai dua.

Namun saat naik ke lantai dua, sang istri begitu kaget melihat sang suami ternyata sudah tergantung pada tangga menuju lantai tiga menggunakan seutas tali biru yang diikatkan pada pagar lantai tiga.

"Kemudian sang istri langsung berteriak meminta pertolongan warga. Saat ditemukan, korban masih mengenakan kopyah warna putih, memakai baju koko warna putih, dan memakai sarung," bebernya.

Kemudian, mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar langsung melapor kepada pihak berwajib, yang langsung direspon oleh Unit Identifikasi Polres Malang Kota. Disana, petugas langsung melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.

Dari hasil olah TKP, petugas mengamankan barang bukti berupa tali tampar. Hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Korban meninggal murni karena bunuh diri sesuai dengan ciri-ciri korban gantung diri pada umumnya.

Penuturan istri korban, sudah beberapa hari korban selalu menyatakan untuk mengihklaskan korban. Istri korban sendiri tak mengetahui apa maksud dari perkataan korban. Sementara itu, dari penuturan anaknya, korban sudah dua bulan menderita sakit pada saraf kakinya.

Editor : A Yahya
Publisher : Alfin Fauzan

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top