Lomba Miniatur Truk Dilarang, Yang Bandel Ditindak Tegas

Penggunaan soundsystem kapasitas besar dalam miniatur truk yang menyebabkan masyarakat tidak nyaman membuat Polres Malang mengambil kebijakan tidak akan mengeluarkan surat izin. (Ist)
Penggunaan soundsystem kapasitas besar dalam miniatur truk yang menyebabkan masyarakat tidak nyaman membuat Polres Malang mengambil kebijakan tidak akan mengeluarkan surat izin. (Ist)

MALANGTIMES -  Polres Malang jauh-jauh hari telah menyampaikan kepada masyarakat agar tidak melaksanakan kegiatan yang membuat terganggunya suasana Ramadan. Misalnya dengan adanya lomba miniatur truk dengan sound system yang rebutan paling keras satu sama lainnya. 

Kini, larangan tersebut kembali ditegaskan oleh orang nomor dua di Polres Malang dalam acara pengamanan wilayah. Menurut Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Malang Kompol Decky Hermansyah, pihaknya tidak akan memberikan izin bagi siapa pun yang akan menyelenggarakan lomba miniatur truk sepanjang Ramadan 2018.

"Telah kami tegaskan ini berkali-kali. Polres Malang tidak akan mengeluarkan izin untuk adanya lomba miniatur truk. Kalau ada yang bandel,  tentunya kami tindak sesuai prosedur," tandas Decky kepada MalangTIMES. 

Decky juga telah memberikan instruksi kepada jajaran polsek mengenai hal tersebut. "Jadi, kalau masih ada yang lolos dan lomba miniatur tetap terlaksana, kami panggil kapolseknya," ujar dia. 

Sikap tegas Polres Malang terhadap lomba miniatur truk di bulan Ramadan dikarenakan banyaknya masyarakat yang terganggu. Selain membuat kemacetan karena banyaknya penonton dan peserta lomba yang biasanya melalui jalur jalan raya, suara sound system dari mini-truk yang keras membuat warga lain terganggu. 

"Apalagi ini bulan suci, di mana kalau malam hari ibadah terus dilakukan. Kalau tidak dilarang, mini-truk tersebut bisa menambah gangguan dalam masyarakat yang menjalankan ibadahnya," ujar Decky. 

Selain tidak akan mengeluarkan izin atas keramaian  yang bisa mengganggu ibadah Ramadan masyarakat,  Polres Malang juga meminta kepada para pengusaha sound system untuk tidak melayani peminjaman untuk kegiatan tersebut kepada masyarakat. Selain sound system, pinjam sewa kendaraan truk untuk konvoi diharapkan libur sampai Idul Fitri. "Kami minta kesadaran para pengusaha sound dan truk agar Ramadan berjalan khidmat, aman, berkah juga," pungkas Decky. (*) 

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Alfin Fauzan
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top