Viral, Pengikut ISIS Ancam Sembelih dan Tembak Kepala Warga

AS saat diamankan oleh Densus 88.
AS saat diamankan oleh Densus 88.

MALANGTIMES - Netizen digegerkan dengan beredarnya video seseorang yang mengancam akan melakukan aksi teror. Pria itu memperlihatkan sebilah pisau dan pistol beserta buku tentang jihad yang sampul covernya menggunakan lambang ISIS.

Dalam video tersebut, diketahui suara seorang pria yang terdengar. Pria ini juga sempat menyebut nama pimpinan ISIS dunia Abu Bakar Albaghdadi. Kemudian mengancam siapa pun yang tidak mengakui daulah atau penegakan negara Islam versi ISIS. Selain itu, dia akan memenuhi seruan jihad.

Dalam video tersebut, juga tampak tangannya memasukkan beberapa peluru ke dalam pistol berjenis revolver.

Pria itu menyebutkan bahwa dia akan melakukan amaliyah di daerah Tarakan, Kalimantan Utara. Video ini akhirnya diusut oleh pihak kepolisian.

Rabu (16/5) sekitar pukul 11.00 WITA, Densus 88 melakukan penggeledahan di sebuah rumah di Jl Mulawarman Gang Nunukan Sakti RT 45. Dari penggeledahan tersebut, polisi berhasil meringkus seorang pria berinisial AS berusia 22 tahun.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyawaman membenarkan jika pelaku telah dibawa oleh tim Densus 88 ke Jakarta. Dari penggeledahan, dibawa sejumlah barang bukti berupa pistol revolver, peluru, pisau, serta karpet dan bendera hitam dengan tulisan dalam huruf Arab berwarna putih.

 

 


Menurut hasil pemeriksaan, AS ini adalah seorang santri di salah satu ponpes di Gresik. Belum diketahui apakah AS memiliki keterkaitan dengan teror yang ada di Surabaya.

Wakil Kepala Polri Komjen Pol Syafruddin menyebut terduga teroris tersebut merupakan pemain baru di dunia terorisme. "Itu pemula. Pemula-pemula," ujar Syafruddin di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Kamis (17/5) dilansir dari Kompas.com.

Syafruddin pun menganggap terduga teroris tersebut tidak terlalu berbahaya. "Tidak terlalu danger (bahaya). Makanya ini jangan terlalu dibesar-besarkan," ujarnya.

Dalam penangkapan tersebut, jelas Syafruddin, Densus 88 juga mengamankan sejumlah barang bukti, kecuali bom. "Pisau dan pistol rakitan. Tidak ada bom," ungkap Syafruddin.

Kini AS dibawa ke Jakarta. Dia sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik Densus 88.

 

 

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top