Kunjungi Tunjungsekar, SAE Ajak Pemuda Jauhi Narkoba Dengan Wirausaha

Bung Edi saat berdialog dengan warga Tunjungsekar (SAE)
Bung Edi saat berdialog dengan warga Tunjungsekar (SAE)

MALANGTIMES - Dalam kunjungan memasuki Bulan Ramadhan, pasangan Sutiaji-Edi (SAE) mengisi dengan blusukan ke Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Disana Sofyan Edi Jarwoko berkunjung ke rumah Selamet, Ketua RW 5 dan melakukan shalat tarawih bersama.(16/5/2018)

Usai Shalat Tarawih bersama warga, Bung Edi, sapaan akrab Sofyan Edi Jarwoko berdialog santai bersama warga. Dalam pembicaraan tersebut, Bung Edi mendapat keluhan tentang kekhawatiran warga terkait wilayahnya yang dirasa darurat narkoba.

Pasalnya disana, banyak pemuda-pemudi yang memang belum memiliki pekerjaan yang akhirnya mereka lari ke hal-hal negatif. Sehingga masyarakat berharap, agar nantinya paslon SAE terpilih, bisa membantu menanggulangi permasalahan tersebut

“Tunjungsekar ini darurat narkoba pak, 50% pemuda kami sekarang menganggur tanpa pekerjaan sehingga larinya pada hal-hal yang tidak baik. Kami menitip dengan sangat agar pemerintah meminimkan jumlah pemuda yang menganggur ini agar tidak terjerumus pada narkoba”, tutur Yeni, Ketua Jamaah Tahlil saat berdialog dengan Bung Edi.

Menanggapi keluhan ini Bung Edi tentunya tak tinggal diam. Pihaknya juga menyatakan keprihatinan.
“Dengan status darurat narkoba yang tadi mbak Yeni sampaikan. Iya benar, kami juga akan berjuang bersama warga untuk menjadikan kota Malang menjadi kota yg Bermartabat. Dari dialog semacam ini kami jadi lebih tahu kondisi yang berkaitan dengan wilayah kita”, tutur Bung Edi.

Ia juga menyampaikan, salah satu upaya untuk meminimalisir jerat narkoba adalah berupaya mengajak kaum remaja, pemuda-pemudi, khususnya di Tunjungsekar untuk belajar berwirausaha melelaui start-up yang harus ditumbuhkan sejak dini.

Untuk itu, Pemkot tentunya harus memberikan ruang yang lebih luas kepada mereka untuk berkreasi dalam usaha-usaha yang mereka suka atau bisa mengikuti perkembangan saat ini.

Selain itu, pada dialog tersebut, Bung Edi juga sempat berbicara terkait dengan terjadinya aksi teroris yang melakukan teror belakangan ini. Disitu Bung Edi begitu menyesalkan dan mengutuk aksi teror tersebut. 

Ia menyatakan perbuatan teror apalagi sampai jatuh korban jiwa adalah perbuatan keji dan hal tersebut bukanlah bagian dari ajaran Islam atau agama apapun. Tindakan teroris ini sangat bertentangan dengan visi dan misi Malang SAE, kota yang Bermartabat.

“Maka dari itu, ayo bersama-sama kita rawat dan jaga keamanan wilayah, lingkungan kita agar tidak diganggu oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab”, pungkas Bung Edi.

Editor : A Yahya
Publisher : Alfin Fauzan

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top