Ribuan Orang Padati Kejaksaan Negeri Kota Malang, Ada Apa?

Nampak para pelanggar antre mengambil barnag bukti tilang di Kejari Kota Malang, Kamis (17/5/2018)(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Nampak para pelanggar antre mengambil barnag bukti tilang di Kejari Kota Malang, Kamis (17/5/2018)(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Para pelanggar lalu lintas di Kota Malang nampaknya masih tergolong tinggi.

Terbukti dengan 2.500 para pelanggar lalu lintas yang terjaring dalam operasi Patuh Semeru 2018, hari ini terlihat antre menjalani sidang di Kejaksaan Negeri (Kejari) Malang (17/5/2018). 

Terlihat para pelanggar dari berbagai jenis pelanggaran mulai dari tidak memiliki SIM, tidak membawa surat kelengkapan kendaraan dan pelanggaran lainnya memadati halaman belakang Kejari Malang mulai pagi tadi.  

Kepala Kejari Kota Malang, Amran Lakoni, mengungkapkan, dari jumlah pelanggar yang mencapai ribuan tersebut, tidak semua hadir mengikuti sidang hari ini.

Para pelanggar yang mengikuti sidang hanya sekitar 75 persen.

ribuan warga yang memadati kejaksaan untuk mengambil barang bukti tilang

"Banyak yang belum diambil, sehingga besok diharapkan segera mengambil. Ada yang memang ditinggal karena uangnya enggak cukup. Ada juga yang ditinggal karena antre lama, dan ada juga yang memang enggak datang," jelas Amran Lakoni seusai sidang.

Lanjut Amran, meski pengambilan barang bukti ini  tidak dibatasi oleh waktu pengambilan, namun diharapkan agar mereka segera mengambilnya.

"Enggak ada denda batas waktu pengambilan. Kalau tidak diambil kita tahan terus. Untuk denda sendiri bermacam-macam, tergantung pasal yang dikenakan kepada mereka," bebernya.

"Kisaran denda sekitar Rp 50 ribu sampai 250 ribu. Kalau satu pasal Rp 50 ribu, dua pasal Rp 100 ribu, tiga pasal sekitar Rp 150 ribu dan maksimal Rp 250 ribu," tambahnya.

Dari hasil persidangan, jumlah uang denda yang dikumpulkan masih belum bisa dipastikan. Pasalnya saat ini masih dalam proses perhitungan oleh pihak bank.

"Masih proses dihitung, karena waktunya sendiri juga mepet berhubung bulan puasa. Penutupannya tadi sekitar pukul 14.00 WIB. Belum lagi dengan para pelanggar yang belum mengambil, tentunya nilainya pasti akan bertambah lagi uang yang masuk ke kas negara," pungkasnya.

Editor : Heryanto
Publisher : Alfin Fauzan

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top