Senjata Makan Tuan Bom "Ibunya Setan" Tewaskan Tiga Teroris

Bom Mother of Satan atau ibunya setan Made In ISIS
Bom Mother of Satan atau ibunya setan Made In ISIS

Insiden ledakan di Rusun Wonocolo, Taman Sidoarjo, Minggu (13/5) malam diduga akibat ketidak sengajaan. Bom tersebut meledak di tempat tinggal pemiliknya. Yaitu, Anton Ferdianto.

Akibat ledakan itu Anton tewas. Yang kemudian disusul oleh istrinya Puspitasari. Dan juga anaknya pertamanya Hilta Aulia Rahman.

Sementara korban selamat adalah Garida Huda Akbar yang merupakan anak bungsu. Sedangkan anak ke dua dan ke tiga, Ainur Rahman serta Faisa Putri harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat terluka.

Mengenai kejadian ini Kapolri Jenderal Tito Karnavian sempat angkat bicara. Menurutnya ledakan tersebut tidak direncanakan karena terjadi di rumah pelaku. "Itu ibarat senjata makan tuan," bebernya.

Tito menyebutkan jenis bom yang ditemukan di sana adalah TATT. Yang sifatnya High Eksplosif atau memiliki ledakan dengan daya cukup tinggi.

Bom ini menurut dia di Indonesia dikenal dengan bom pipa. Karena untuk bodynya memang menggunakan pipa. "Untuk bahan-bahannya sederhana dan mudah didapatkan," bebernya.

Pembuatan bom ini lanjut Tito biasa dilakukan oleh pengikut ISIS. Oleh anggota ISIS bom ini biasa disebut Mother Of Satan atau yang memiliki arti dalam bahasa Indonesia ibunya setan.

Bom ini jelas Tito sangat sensitif. Sehingga bisa meledak dengan adanya guncangan atau terkena panas. "Mungkin yang terjadi di Sidoarjo akibat kecelakaan karena salah penanganan," kata jenderal bintang empat ini.

Tito menambahkan Anton merupakan teman dekat dari Ditta pelaku penyerangan gereja. Ke duanya saling kenal di Lapas Tulungagung. Itu pada sekitar tahun 2016.

Editor : Moch. R. Abdul Fatah
Publisher : Alfin Fauzan

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top