Beredar Video Penyebab Lain Terjadinya Napi Ngamuk di Mako Brimob

Postingan video di akun Facebook milik Japra Maulana. (Foto: Facebook)
Postingan video di akun Facebook milik Japra Maulana. (Foto: Facebook)

MALANGTIMES - Penjagaan ketat masih terus berlangsung di Mako Brimob, Depok Jawa Barat usai tragedi penyanderaan anggota kepolisian oleh nara pidana teroris beberapa waktu lalu. Belum selesai kasus tersebut muncul sebuah video viral di facebook yang menyebutkan penyebab pertikaian bukan lah soal perebutan makanan melainkan karena dibuangnya Alquran saku oleh anggota yg bertugas. 

Video tersebut diunggah oleh pemilik akun bernama Japra Maulana yang disebar melalui Group Facebook UNITED MUSLIM CYBER ARMY. Video tersebut menyajikan sebuah wawancara di salah satu stasiun TV mainstream di Indonesia dalam acara Special Report. 

Daalm sesi wawancara narasumber yang hadir yakni Mohammad Iqbal dari Aktivis Islam. Dia mengungkapkan penyebab chaosnya Mako Brimob hingga jatuh korban bukan karena perebutan jatah makan antarnapi. Melainkan karena dibuangnya kitab suci Alquran saku milik penjenguk oleh salah seorang anggota yang bertugas.

"Sebenarnya bukan dari makanan. Saat itu lagi ada proses besuk. Ada istri pembesuk pakai cadar disuruh buka tapi tidak mau. Dan ada Alquran saku diambil lalu dibuang. Yang bikin marah adalah Alquran yang dibuang,"ungkapnya dalam sesi wawancara di stasiun TV iNews. 

Berita video ini menjadi viral setelah dibagikan lebih dari 256 kali sejak diunggah 16 jam yang lalu. Video brerdurasi 10 menit 39 detik tersebut pun menjadi perdebatan tersendiri bagi masyarakat.

Sebab, dilansir dari berbagai media berita yang berkembang terkait penyebab tragedi penyanderaan di Mako Brimob adalah adanya rusuh perebutan jatah makan di lapas.

Berbagai komentar ditinggalkan para netizen, mereka benilai Mako Brimob seharusnya dilengkapi dengan CCTV untuk memudahkan pemantauan.

Rend M Totu
Mantap umat Islam wajib memberi bukti video agar org yg slalu teriak hoax bs sadar apa penyebab sebenarnya napi ngamuk lagi. 

Komentar ini kemudian dijawab oleh Japra Maulana. "Kalo dah sperti ini sapa yg harus disalahkan? Klo bnr kejadiannya sprti ini apa ini aparat yg harusnya mencoba agar saling menghormati antara umat beragama?," balasnya

Sooky Syauki
Skrg dari pihak kepolisian harus transparan dan berani membuka rekaman CCTV saat proses pemeriksaan. 

Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top