Dua Hari Lagi Penetapan DPT Pilgub Jatim, NIK 2 Ribu Warga Masih Belum Terlacak

Ilustrasi pemilih dalam Pilgub 2018 (Ist)
Ilustrasi pemilih dalam Pilgub 2018 (Ist)

MALANGTIMES - Beberapa pekan lalu,  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malang menyampaikan,  masih ada sekitar 66 ribu warga yang belum memiliki KTP-el sebagai prasyarat menjadi pemilih dalam Pilihan Gubernur (Pilgub) Jatim 2018.

Kini,  setelah dilakukan beberapa percepatan bagi warga di Kabupaten Malang oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), angka 66 ribu tersebut,  tinggal menyisakan sekitar 2 ribu. 

2 ribu warga yang Nomor Induk Kependudukan (NIK) belum terlacak tersebut, masih dalam proses pencocokan data oleh Dispendukcapil Kabupaten Malang. 

"Kita masih melakukan hal tersebut. Ini dikarenakan dari data yang kemarin ramai di media, mengenai warga yang belum ber NIK,  ternyata setelah kita cocokkan di database kami itu ada, " kata Sri Meicharini Kepala Dispendukcapil Kabupaten Malang, Selasa (17/04). 

Tidak terlacaknya NIK tersebut,  dimungkinkan karena adanya human error dari petugas lapangan saat melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data warga. Hal ini terbukti setelah adanya pencocokan ulang dan penyandingan data warga di Dispendukcapil. 

"Jadi memang ada unsur kesalahan manusia juga. Karenanya dari 66 ribu setelah kita sandingkan ternyata ada data NIK nya, " ujar Rini sapaan Kadispendukcapil Kabupaten Malang. Mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ini mencontohkan kesalahan dalam penulisan NIK yang akhirnya tidak bisa terdeteksi dalam database di Dispendukcapil. 

Disinggung sisa 2 ribu warga yang NIK nya masih belum jelas,  baik tentang apakah memang belum melakukan perekaman atau adanya kesalahan dalam pendataan, dengan waktu KPU yang akan melakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tanggal 19 April 2018. Rini menyatakan,  pihaknya terus bekerja keras untuk bisa menyelesaikannya. 

"Insyallah bisa saat nanti DPT ditetapkan. Kita terus bekerja untuk itu, " ujar Rini. 

Dikesempatan yang sama,  Santoko Ketua KPU Kabupaten Malang menyampaikan hal yang serupa. Pihaknya juga terus mempersiapkan berbagai proses untuk menuju penetapan DPT yang tinggal menyisakan dua hari ke depan. 

Santoko menyampaikan, jadwal penetapan DPT tidak bisa dirubah-rubah. "Jadi tanggal 19 sudah wajib ditetapkan. Untuk masalah adanya warga yang belum memiliki KTP-el,  kita terus koordinasi bersama Dispendukcapil, " ujarnya. 

Dia juga optimis bahwa sisa jumlah pemilih di Kabupaten Malang tersebut bisa diselesaikan dan dijadikan acuan kuat nantinya dalam kesuksesan Pilgub Jatim 2018.

"Kita tentu optimis, walau mungkin, misalnya tidak sampai 100 persen pemilih terdaftar. Ini juha terjadi dimanapun, tapi semoga saatnya nanti yang 2 ribu bisa jadi DPT semua, " pungkas Santoko. 

Editor : A Yahya
Publisher : bayu pradana

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top