Biar Jera, Polres Malang Tilang Pelajar Pelanggar Lalin

Razia kendaraan yang dilakukan Polres Malang di terminal Talangagung, Kepanjen dengan hasil mayoritas pelanggar adalah pelajar, Selasa (17/04) (Nana)
Razia kendaraan yang dilakukan Polres Malang di terminal Talangagung, Kepanjen dengan hasil mayoritas pelanggar adalah pelajar, Selasa (17/04) (Nana)

MALANGTIMES - Operasi rutin kembali dilakukan Polres Malang terhadap kendaraan roda dua maupun empat.

Kini,  razia kendaraan tersebut dilakukan di Terminal Talangagung, Kepanjen,  yang terbilang padat lalulintas bila pagi dan sore hari. Hasilnya, Polres Malang melakukan tilang terhadap 103 kendaraan yang didominasi roda dua. Selain memberi surat tilang,  polisi juga mengamankan 13 unit sepeda motor pada razia yang dilakukan sekitar satu jam. 

Pelanggaran didominasi pengendara yang tidak memiliki dan atau membawa Surat Izin Mengemudi (SIM). Mirisnya sebagian besar pelanggar yang terjaring razia adalah para pelajar. 

"Pelanggaran didominasi oleh para pelajar sekolah. Kami tetap melakukan tilang untuk efek jera, " kata  Ipda Agus Yulianto Kepala Urusan Administrasi dan Ketatausahaan (Kaur Mintu) Polres Malang,  Selasa (17/04) di lokasi razia. 

Para pelajar yang telah berusia 17 tahun dan secara aturan telah wajib memiliki SIM, tetapi ternyata tidak memilikinya. Petugas tidak memberikan toleransi walaupun sebagian dari mereka memintanya. 

Agus menegaskan,  tilang bagi para pelajar harus dilaksanakan. Selain sebagai pembelajaran bagi mereka juga agar tidak mengulang pelanggaran berlalulintas. "Juga untuk keselamatan dirinya sendiri. Kalau terjadi kecelakaan lebih repot, " ujarnya kepada MalangTIMES. 

Disinggung mengenai kerjasama antara Polres Malang dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dalam meminimalisir pelanggaran lalu lintas,  Agus menyatakan,  telah melakukannya. 

Berbagai sosialisasi serta himbauan kepada pihak sekolahan kerap dilaksanakan. Karena,  lanjut Agus, pihak sekolahan sangat berperan dalam menumbuhkan kesadaran para pelajar dalam berlalulintas. 

"Bahkan di salah satu sekolah di Sumberpucung,  pihak sekolah menerapkan sanksi bagi siswanya yang membawa motor tapi tidak memiliki SIM. Ini tentunya patut dicontoh, " terangnya. 

Polres Malang berharap banyak kepada pihak sekolahan maupun orang tua pelajar untuk ikut serta mengawasi persoalan tersebut. "Ini untuk kebaikan bersama dalam berlalulintas, " pungkas Agus.  

Editor : A Yahya
Publisher : Alfin Fauzan

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top