Kadisdik Kabupaten Malang: Tidak Tunduk Pimpinan, Konsekuensinya Pindah Tugas Atau Dicopot

Disdik Kabupaten Malang akan segera melakukan evaluasi kepada Kepala SMPN 4 Kepanjen. Evaluasi tersebut akan mengerucut pada sanksi pemecatan maupun pemindahan tugas dikarenakan tidak patuh kepada pimpinan (Foto: Nana/ MalangTIMES)
Disdik Kabupaten Malang akan segera melakukan evaluasi kepada Kepala SMPN 4 Kepanjen. Evaluasi tersebut akan mengerucut pada sanksi pemecatan maupun pemindahan tugas dikarenakan tidak patuh kepada pimpinan (Foto: Nana/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sikap kecewa Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang atas 'bandelnya' Kepala SMPN 4 Kepanjen Suburyanto terhadap seluruh rangkaian keputusan yang disepakati bersama dalam penyelesaian masalah di tubuh sekolah favorit ini, bisa berujung fatal. 

Pasalnya,  dengan sikapnya tersebut, Suburyanto bisa dianggap menjadi penghalang atas proses rekonsiliasi atas kemelut cukup berkepanjangan antara dirinya dengan komite sekolah. 

Selain tentunya, Suburyanto bisa dianggap tidak mematuhi berbagai proses yang diharapkan oleh Disdik Kabupaten Malang atas instruksi Bupati Malang Dr H Rendra Kresna. 

"Bapak Bupati jelas meminta kepada kami untuk memfasilitasi permasalahan tersebut. Dan kita telah melaksanakannya sampai terbentuk komite baru pilihan wali murid. Tapi, kalau sikap kasek tidak taat atas itu semua pasti ada sanksi untuknya," terang M Hidayat atau kerap disapa Dayat Kadisdik Kabupaten Malang, Jumat (13/04). 

Sanksi atas sikap tersebut bisa berupa dipindahnya Suburyanto atau dilakukan pemecatan. Hal ini didasarkan pada sikap Suburyanto yang dinilai telah melanggar aturan sebagai Aparat Sipil Negara (ASN) yang memiliki kewajiban untuk mengikuti segala aturan di dalamnya. Salah satunya adalah mengenai sikap kepatuhan kepada pimpinan. Sesuai dengan sumpah jabatannya. 

"Kalau kasek atau siapapun ASN tidak mematuhi pimpinannya sesuai sumpah jabatan ya sanksinya itu," ujar Dayat.

Tentunya, ada proses yang akan dilalui sebelum sanksi tersebut diterapkan. Dalam persoalan di SMPN 4 Kepanjen, Dayat menyampaikan, apabila Subur tetap tidak mematuhi dan tidak bisa bekerja sama,  maka akan segera dilakukan evaluasi. 

"Kita evaluasi pak Subur. Masalah sanksi setelah kami evaluasi ke depan. Kalau tetap seperti itu, kita ajukan ke Bupati Malang sanksi dari hasil evaluasi tersebut," tegas Dayat kepada MalangTIMES. 

Beberapa hal membuat Disdik Kabupaten Malang akan melakukan evaluasi terhadap Suburyanto, Selain tidak menjalankan berbagai keputusan yang telah diambil melalui beberapa kali koordinasi dengan seluruh pihak yang berkonflik serta wali murid, juga terkesan menolak dari hasil kesepakatan yang difasilitasi oleh Disdik Kabupaten Malang. Terutama dalam persoalan yang nenjadi sumber konflik dan mencuat ke publik, yaitu mengenai pembentukan komite sekolah. 

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Alfin Fauzan

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top