Mie Buatan Sendiri, Warung Paijo Setiap Hari Diserbu Pembeli

Mie ayam Solo Paijo seluruhnya diracik sendiri, tidak menggunakan acar. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Mie ayam Solo Paijo seluruhnya diracik sendiri, tidak menggunakan acar. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Anda penggemar mie, khususnya mie ayam Solo? Jangan bilang penggemar mie ayam Solo jika belum menyicipi mie satu ini yakni Mie Ayam Solo Paijo.

Mie Ayam Solo Paijo ini sudah terkenal di kalangan masyarakat dan pejabat khususnya di Kota Batu. Tepatnya di jalan Patimura, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. Jangan salah sangka, meski warungnya tidak terlalu besar, tapi bagi pelanggan yang mencicipinya harus rela mengantri. 

Setiap harinya sejak pukul 08.00-17.00 WIB warung mie ayam Solo tidak pernah sepi dari mereka yang ingin menikmat mie ini. Setiap harinya dalam kurun waktu itu bisa menghabiskan hingga 200 porsi mie ayam Solo. 

Terkadang karena banyaknya pelanggan yang datang sebelum pukul 17.00 terpaksa harus menutup warungnya. Lalu apa yang membuat mie ini menjadi primadona bagi masyarakat yang sudah menjadi pelanggan di Mie Paijo ini? Ya mereka menggemari mie ini karena mienya murni dibuat sendiri.

“Yang membedakan itu, kalau biasanya pedagang lainnya beli di toko, kalau saya buatan dari keluarga sendiri. Jadi ada keluarga yang buat kemudian setiap hari dikirim ke saya,” ungkap Paijo, pemilik warung mie ayam Solo.

Ia menjelaskan membuka usaha sejak tahun 1999. Mienya memang sengaja dibuat oleh keluarga agar rasanya lebih enak, apalagi banyak masyarakat yang lebih memilih mie yang dijual adalah buatan sendiri.

“Terkadang orang yang beli itu kan sukanya dengan buatan sendiri. Karena rasanya jauh lebih enak,” katanya, Kamis (5/4/2018).

Selain itu, bumbu-bumbu untuk mienya diracik secara khusus agar rasa mie dan bumbu menyatu. “Orang ke sini itu karena di sini ‘murah, rasa pejabat selera rakyat’. Tidak hanya mienya tadi bumbunya pas,” jelas warga Kelurahan Temas, Kecamatan Batu ini.

Murah, ya mie ayam Solo ini hanya dijual Rp 7 ribu per porsinya. Sedangkan untuk ukuran jumbo dibandrol Rp 9 ribu. Di sana juga disediakan lauk seperi usus dan telor puyuh buatan sendiri. 

Karena itulah mie ayam Solo Paijo ini juga menjadi langganan pejabat hingga wisatawan dari berbagai daerah. Namun saat ditanya siapa saja pejabat yang datang ke warung, Paijo enggan utuk menjawab.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Zaldi Deo
Sumber : Batu TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top