Pekan Sastra #1 Meriahkan HUT Kota Malang

Serangkaian kegiatan yang bakal digelar komunitas-komunitas literasi untuk memeriahkan HUT Ke-104 Kota Malang. (Foto: Istimewa)
Serangkaian kegiatan yang bakal digelar komunitas-komunitas literasi untuk memeriahkan HUT Ke-104 Kota Malang. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Berbagai komunitas literasi di Malang Raya bakal turut memeriahkan Hari Jadi Ke-104 Kota Malang. Rencananya, mereka bakal menggelar acara Pekan Sastra #1 yang berisi pameran buku, diskusi literasi, serta panggung apresiasi sastra. 

Koordinator kegiatan Denny Mizhar mengungkapkan kegiatan yang baru pertama digelar tersebut diharapkan dapat memberi kontribusi untuk menyemarakkan ulang tahun ke-104 Kota Malang. "Kami komunitas sastra yang berada di Kota Malang turut andil bagian dengan menggelar acara sederhana, yakni Pekan Sastra dan Lapakan Buku Kota Malang," ujar Denny. 

Kegiatan tersebut bakal dipusatkan di dua lokasi, yakni di Area Perpustakaan Universitas Negeri Malang dan Wisma Kalimetro. Rencananya, kegiatan dilaksanakan selama seminggu, mulai 2 April hingga 7 April 2018 mendatang. "Komunitas-komunitas sastra di Kota Malang merasa bertanggung jawab akan kota yang kami diami sebagai ruang proses kreatif. Sehingga kami berupaya membuat dinamika kesusastraan di Malang tidak berhenti, meski peran kami masih kecil dan kami lakukan secara independen," paparnya.

Denny menyebut bahwa gelaran ini merupakan kali pertama dilakukan. Karena dipersiapkan cukup singkat, kegiatan dalam Pekan Sastra #1 dan Lapakan Buku Kota Malang ini masih cukup sederhana. Diinisiasi komunitas Pelangi Sastra Malang, kegiatan itu melibatkan setidaknya lima penerbit independen dan sejumlah penerbit nasional. "Kami berharap agenda ini akan berkelanjutan dan direncanakan dengan lebih matang nantinya. Kami juga mengajak masyarakat untuk merayakan sastra selama sepekan di Kota Malang," paparnya.

Dalam rangkaian acara di Pekan Sastra #1 dan Lapakan Buku Kota Malang ada beberapa kegiatan. Di antaranya Santap Gagasan, Peluncuran Buku, Panggung Sastra dan Lapakan Buku. Pada diskusi Santap Gagasan bakal dibahas topik  "Estetika Sastra Diasporik" yang menghadirkan Prof. Djoko Saryono. Diskusi ini sebagai pembuka acara Pekan Sastra dan Lapakan Buku - Kota Malang pada tanggal 2 April 2018 pukul 18.30 bertempat di Kafe Pustaka.

Topik ini menjadi pemantik untuk pembancaan karya-karya sastra dari penulis Kota Malang, dalam pengamatan sementara gejala diaspora nampak dari ragam karya sastra dari penulis-penulis Kota Malang. Selain itu nanti menjadi perangkat teori untuk lebih dipelajari dengan intensif. 

Juga ada agenda mendiskusikan beberapa buku sastra dari puisi, cerpen dan novel. Yakni novel Sawitri dan Tujuh Pohon Kelahiran karya penulis Malang, Mashdar Zainal. Juga ada novel Samaran karya Dadang Ari Murtono, buku puisi Manurung 13 Pertanyaan untuk 3 Nama karya Faisal Oddang, buku prosa Perempuan yang Memesan Takdir karya W. Sanavero dan buku cerpen Lelaki yang Mengandung Bidadari dan Cerita Lainnya karya Abdul Mukhid. 

Sebagai penutup acara ada Panggung Sastra yang akan menghadirkan Tensoe Tjahjono untuk orasi budaya dan membaca puisi, dan akan hadir pembaca-pembaca puisi, pentigraf dari pegiat-pegiat sastra di Kota Malang dan sekitarnya. Akan ada penampilan musik juga dari Han Farhani, Tela Sari dan lainnya. 

Bagi yang ingin berburu buku, juga disediakan lapakan buku indie, reguler dan lawasan atau buku-buku terbitan lama bertempat di selasar perpustakaan Universitas Negeri Malang. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top