Nenek Asal Magetan Jadi Korban Copet di Bus, Cucu Langsung Posting di Medsos

Erlita Msi Kepanjen menunjukkan surat kehilangan dari Terminal Patria Kota Blitar dan karcis PO Kawan Kita Kediri bahwa neneknya jadi korban pencopetan di bus menuju Terminal Talangagung, Kepanjen Kabupaten Malang. (foto : Erlita Msi Kepanjen)
Erlita Msi Kepanjen menunjukkan surat kehilangan dari Terminal Patria Kota Blitar dan karcis PO Kawan Kita Kediri bahwa neneknya jadi korban pencopetan di bus menuju Terminal Talangagung, Kepanjen Kabupaten Malang. (foto : Erlita Msi Kepanjen)

MALANGTIMES - Kemudahan mengakses informasi dan menyebarluaskannya ke khalayak umum di era digital ini semakin tak terbantahkan.

Buktinya, apa yang dialami nenek asal Magetan, Suparmi yang kecopetan di bus dalam perjalanan dari Madiun menuju ke Terminal Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang langsung dengan mudah menyebarluas ke masyarakat.

Informasi seorang nenek.yang kecopetan di bus ini langsung diposting cucunya @Erlita Msi Kepanjen pada Rabu (14/3/2018) sekitar pukul 17.00 WIB di sebuah grup facebook yang memberikan informasi seputar Malang Raya.

Dalam postingannya @Erlita Msi Kepanjen menunjukkan foto bukti surat pengantar kehilangan dari Terminal Patria Kota Blitar beserta karcis PO Kawan Kita Kediri sekitar pukul 13.35 WIB. 

Dalam postingannya @Erlita Msi Kepanjen menuliskan "Mohon bantuannyaaa sodara malang, Nenek saya baru saja kecopetan. Kronologi kejadian , nenek saya perjalanan dari Madiun menuju ke kepanjen. 

Naik bus kawan kita, dlm perjalanan kediri menuju blitar, nenek saya duduk di depan dan tas Sudah d pegangi, tiba-tiba saat akan turun di terminal blitar, si pak kondektur bilang kalau tas nya terbuka dan pas di cek ternyata dompet nya tdak ada.

Nenek saya panik, ternyata si copet tadi sudah beraksi sebelum mencuri dompet nenek saya. Korban sblm nenek saya tdak sampai d copet krena tangan copet d hempas kan, wktu mendekati nenek saya. 

Org yg mau dcopet dan gagal tdi mau bcara tp gak bsa. Mnurt org nya td si copet ada 3 org cwo 2 dan cwe 1 pakai baju hitam" dan pakai topi di balik, ktka si cwok mndekati nenek saya, si cwe hanya menunggu d belakang cowo, saat mreka sudah brhsl mreka tba-tiba turun. Saat sdh turun bpk yg gagal d copet baru buka suara kalo nenek sy d copet," tulis Erlita dalam akun facebook resminya.

Dalam kejadian tersebut, Erlita berharap mohon kepada teman-teman Malang.

"Kalau mungkin menemukan dompet warna hitam isinya surat-surat penting, KTP dan sejumlah uang. KTP atas nama SUPARMI dengan alamat Desa Kwonharjo RT 6 RW1, Kecamatan Kwonharjo, Kabupaten Magetan. Terima kasih. Maaf bahasanya belepotan mohon bantuanya. Kalau ada info basa whatsapp saya ya 083833730770," tulis Erlita.

Editor : Heryanto
Publisher : Zaldi Deo

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top