Warga Desa Bangelan : Pak Rendra Niku Bapak'e Wong Deso

Warga Bangelan, Wonosari, memanfaatkan kehadiran Bupati Malang Rendra Kresna yang dijuluki Bapak Desa untuk bersalaman dan berfoto bersama. Bagi warga Bangelan, kiprah Rendra terbukti menyejahterakan masyarakat desa selama menjadi Bupati. (Nana)
Warga Bangelan, Wonosari, memanfaatkan kehadiran Bupati Malang Rendra Kresna yang dijuluki Bapak Desa untuk bersalaman dan berfoto bersama. Bagi warga Bangelan, kiprah Rendra terbukti menyejahterakan masyarakat desa selama menjadi Bupati. (Nana)

MALANGTIMES - Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Malang yang terkenal dekat dengan masyarakat desanya ini, kembali terlihat dalam acara Bina Desa di Bangelan,  Kecamatan Wonosari. 

Tepat,  pukul 13.00 WIB,  Bupati Malang Dr H Rendra Kresna sampai di titik pertama acara yaitu Balai Desa Bangelan. Sejak keluar dari mobil dinasnya,  masyarakat desa Bangelan yang telah menunggu,  langsung berdesakan untuk bersalaman dengannya. 

Dari orang dewasa sampai anak-anak dan orang tua langsung berebut bersalaman. "Pak Rendra niku bapak e wong deso, mas. Jadinya kita sangat gembira,  beliau datang ke sini, " kata Djuwariah warga desa Bangelan, Wonosari,  Rabu (14/3/2018) kepada MalangTIMES. 

Warga desa lainnya pun tak kalah gesit untuk bisa bersalaman dan mencium tangan  Rendra yang berjalan kaki sampai Kantor Desa Bangelan untuk membuka acara pembinaan ASN Kesehatan. 

Sepanjang jalan tersebut, Rendra kerap berhenti dan berdialog ringan dengan warga desa. Sebagian lain memanfaatkan momen tersebut dengan berselfie bersama Rendra. 

"Pak Rendra kan tidak bisa tiap hari ke sini,  jadi saya tadi cepat-cepat mencegatnya. Untuk minta foto bersama. Alhamdulillah pak Rendra mau, " ujar Rini yang membawa anaknya sambil tertawa bahagia. 

Bapak Desa yang disematkan warga desa Bangelan kepada Rendra,  bukan sekedar julukan semata. Berbagai kebijakan pro desa selama dua periode menjabat Bupati Malang telah dibuktikan dan diakui oleh berbagai kalangan. Baik oleh pemerintah pusat,  provinsi maupun daerah lainnya. 

Misalnya,  mengenai pembangunan desa tertinggal yang ada di wilayahnya. Dari 114 desa tertinggal,  sampai tahun 2018 tinggal menyisakan satu desa saja. "Ini berkat kerjasama seluruh elemen. Tentunya komitmen kita terhadap pembangunan di desa akan terus dilanjutkan. Bina Desa adalah bagian kecil untuk itu, " ujar Rendra Kresna. 

Warga Desa Bangelan, Wonosari,  berebut bersalaman dengan Bupati Rendra Kresna sepanjang jalan. (Nana)

Desa bagi Rendra yang dijuluki Bapak Desa oleh warga Bangelan tersebut, merupakan kekuatan nyata dalam membangun Indonesia yang jaya dan kuat. Hal ini selaras dengan Nawa Cita ke tiga Presiden Joko Widodo,  yaitu membangun desa menuju Indonesia Jaya. 

Kuat dan rapuhnya negara Indonesia ada  di desa. "Karenanya siapapun itu saya ajak untuk membangun desa. Hasilnya jelas, misal,  untuk mencari para sarjana di Wonosari ini tidak sulit. Banyak warga di sini memiliki titel pendidikan tinggi. Ini modal besar dalam pembangunan, " urai Rendra. 

Di dua acara dengan lokasi berbeda,  kehadiran Rendra disambut dengan hangat dan bersahaja. Khas cara desa menyambut orang tuanya atau bapaknya. Seperti terlihat MalangTIMES disepanjang jalan menuju PTPN XII.

Warga berjajar di tepi jalan sambil melambaikan tangannya menyambut kedatangan Rendra. Anak-anak sekolah dasar melambai-lambaikan bendera kertas dengan riang. 

Mereka merayakan kegembiraannya,  bahwa desanya dikunjungi oleh Bupati Malang.  "Kita bisa bertatap muka dengan pak Rendra. Bersalaman dan bisa mengucapkan langsung rasa terimakasih atas pembangunan di desa kami, " ujar Dullah yang juga menyematkan julukan Bapak Desa kepada Rendra Kresna. 

Dia melanjutkan, di era Rendra,  desa mengalami perkembangan cukup memuaskan dalam berbagai segi pembangunan. "Majulah,  mas. Kami merasakannya betul. Maka tak salah kalau kami sebut pak Rendra sebagai bapak e desa, " pungkasnya kepada MalangTIMES. 

Editor : Heryanto
Publisher : Zaldi Deo

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top