Lewat Lagu, Bupati Malang Rendra Kresna Ajak Warga Hidup Sehat

Bupati Malang Rendra Kresna saat menguji kader kesehatan asal Kromengan atas lagu Getuk yang dinyanyikan. Lewat lagu, Bapak Desa Kabupaten Malang ini mendorong kesadaran masyarakat hidup sehat, Rabu (14/03). (Nana)
Bupati Malang Rendra Kresna saat menguji kader kesehatan asal Kromengan atas lagu Getuk yang dinyanyikan. Lewat lagu, Bapak Desa Kabupaten Malang ini mendorong kesadaran masyarakat hidup sehat, Rabu (14/03). (Nana)

MALANGTIMES - Melalui lagu yang dikumandangkan oleh sekitar 200 kader kesehatan se-Korwil Sumberpucung dalam  acara pembinaan aparat sipil negara (ASN) kesehatan dalam Bina Desa di  Bangelan,  Wonosari,  Bupati Malang Dr H Rendra Kresna mengemasnya menjadi tema menarik. 

Sambutan Rendra dalam   menguatkan kinerja seluruh kader kesehatan didasarkan pada tiga lagu yang dinyanyikan secara serentak sebelum acara dimulai. 

Lagu Desaku karya L. Manik yang pertama mengumandang di balai desa Bangelan memperkuat nuansa kecintaan kepada perdesaan yang merupakan wilayah terluas di Kabupaten Malang itu. "Lagu Desaku ini lebih kuat dan diingat di masyarakat desa untuk mengingatkan kita  terus mencintai desa dalam konteks pembangunan. ASN kesehatan pun lebih banyak berkiprah di pedesaan, " kata Rendra yang tepat disebut Bapak Desa,   Rabu (14/03).

Mencintai desa menjadikan ASN kesehatan akan semakin dipacu untuk terus meningkatkan kinerjanya. Hal ini dikarenakan,  dari desa lah,  Indonesia berjaya. Desa yang mandiri akan membuat Indonesia kuat. Pun,  sebaliknya dalam persoalan kesehatan. Semakin sehat masyarakat di perdesaan,  maka semakin kuatlah Indonesia. 

Peningkatan kinerja ASN kesehatan pun dipicu dengan adanya harapan masyarakat desa yang terus meningkat dan wajib untuk dipenuhi. "Maka dalam Bina Desa,  konsolidasi ASN dalam konteks pembinaan menjadi bagian wajib. Terutama di bidang kesehatan yang menjadi hal penting berhasil tidaknya pembangunan, " ujar Rendra. 

Dari data BPJS Kesehatan di Kabupaten Malang,  klaim untuk kesehatan di tahun lalu mencapai 1,3 triliun rupiah. Besarnya biaya kesehatan inilah yang terus ditekan oleh Pemerintah Kabupaten Malang. Sebab,  lanjut Rendra, dana sebesar tersebut apabila dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur dalam setahun akan membuat berbagai persoalan sarana prasarana selesai. 

Bagaimana cara para kader kesehatan untuk terus meningkatkan kinerja dan meminimalisasi persoalan kesehatan dalam masyarakat? Jawabannya terdapat dalam  lagu Getuk yang juga dinyanyikan oleh para kader kesehatan.

Bupati Malang Rendra Kresna menyalami bapak tua warga Bangelan,  Wonosari sebelum acara. (Nana) 

Getuk yang berlanggam Jawa ini memiliki nilai-nilai filosofis tinggi bagi masyarakat dalam konteks membangun kesehatan. Ceritanya kembali ke sumber alam yang tumbuh melimpah di perdesaan dan menjadi konsumsi masyarakat sejak dulu, selain menguatkan ketahanan pangan juga menyehatkan. 

"Banyak pohon yang tumbuh di desa dan jadi bahan konsumsi menyehatkan. Lagu Getuk tadi menceritakan tentang kayanya bahan makanan yang ada di desa, " ujar Rendra yang  berharap masyarakat menjadikannya juga sebagai makanan pokok selain nasi. 

Lagu Getuk ini juga memberikan pelajaran berharga dengan semakin maraknya makanan tidak sehat bagi anak-anak yang eksesnya membuat kesehatan terganggu. "Jadi kalau ada kasus gizi buruk di sini,  bukan karena persoalan kemiskinan. Tapi karena salah konsumsi, " terang Bapak  Desa ini. 

Pun,  Lagu Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang dinyanyikan menjadi ruh bagi para kader kesehatan dalam menjalankan tugasnya melakukan pengabdian kepada masyarakat di berbagai desa. 

Jangan sampai lagu tersebut hanya dilafalkan belaka. "Tapi juga harus mengetahui arti dan filosofinya. Sehingga menjadi energi baik dalam menjalankan tugas, " imbuh Rendra. 

Di ujung acara, Rendra menyampaikan penghormatannya kepada seluruh kader kesehatan yang telah mengabdi dan terus meningkatkan kinerjanya. Pun, dia menegaskan seluruh hal baik selalu dimulai dari konsolidasi yang benar. Konsolidasi dalam berbagai bentuk inilah yang terus juga harus dijaga dan dilaksanakan bersama-sama. "Karena berbagai keberhasilan yang kita raih merupakan hasil kerja bersama, " pungkas Rendra. 

Seperti lagu, keindahan dan bagusnya syair didengar maupun dilantunkan membutuhkan kerja sama berbagai elemen yang ada di dalamnya. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Zaldi Deo

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top