Lagi-Lagi Demo Angkutan Umum (1)

Demo Angkot Rawan Ricuh, 527 Personel Gabungan Berjaga

Kabag Ops Polres Malang Kota Kompol Dodot Dwianto. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kabag Ops Polres Malang Kota Kompol Dodot Dwianto. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Mengantisipasi potensi kerawanan kerusuhan serta aksi anarkis yang bisa terjadi pada aksi demo para sopir mikrolet di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Perhubungan Jatim di Jalan Raya Karanglo, Polres Malang Kota bakal kerahkan 527 personel gabungan.

Kabag Ops Polres Malang Kota, Kompol Dodot Dwianto mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi pada 13 Maret 2018 bersama sejumlah unsur terkait, seperti Dishub Kota Malang, Kodim 0833, Dinas Pendidikan, Satpol PP serta Porkot (Persatuan Organisasi Angkot). Dalam koordinasi tersebut disepakati bahwa Porkot Kota tidak akan mengikuti aksi tersebut.

"Karena Porkot akan berjalan seperti biasanya, maka mereka meminta perlindungan keamanan. Petugas gabungan dikerahkan dari Kodim 30 personel, Polres Malang Kota 375 personel, Satpol PP 62 personel dan Dishub 60 personel," bebernya.

Di lokasi yang tidak terpantau petugas, akan menjadi kawasan rawan konflik. Dan apabila terjadi konflik atau pidana kepolisian tetap akan melalukan penindakan hukum. Pihaknya juga meminta anggota Porkot untuk juga melakukan antisipasi di lapangan, jika terdapat hal yang meresahkan agar segera memberi tahu petugas.

"Porkot juga meminta kepada pihak Kepolisian dan juga Dishub, jika terdapat angkot berwarna biru yang akan mengarah ke Singosari, agar segera diarahkan masuk ke dalam Terminal Arjosari," ungkapnya.

Lanjutnya, yang akan melakukan aksi yakni Himpunan Pengemudi Angkutan Umum Malang (Hipam) dan juga Serikat Sopir Indonesia (SSI). Namun untuk Porkot terdiri dari seluruh ketua jalur ABG, AJG, JPK, GML, GA, GL, LG, PBB, AT, GM, MM, MK, MT dan anggota serta Organda tidak akan mengikuti aksi tersebut.

"Untuk kendaraan relawan sudah terdata jalur ADL sejumlah 10 mikrolet, jalur AL sejumlah 15 mikrolet, jalur AJG sejumlah 9 mikrolet, jalur AMG sejumlah 10 mikrolet, jalur AG sejumlah 10 mikrolet," pungkasnya.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, hari ini sopir ribuan angkutan umum yang ada di Kabupaten dan Kota Malang akan melakukan demo secara bersamaan. Diperkirakan, mereka akan memarkir kendaraan angkutannya di ruas jalan raya Singosari. Tak hanya itu, beberapa titik jalanan di Kota Malang juga diperkirakan akan mengalami kemacetan parah.

Selain Singosari, beberapa ruas jalan yang diperkirakan akan mengalami kemacetan di antaranya adalah Arjosari, Gadang, Stasiun Kota Baru, dan Landungsari. Demo dimulai pukul 09.00 hingga pukul 16.00.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Raafi Prapandha

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top