Kesal, Jalan Berlubang Dijadikan Destinasi Wisata Jalan 'Jeglongan Sewu Park'

Banner tulisan
Banner tulisan 'Hati-Hati Anda Memasuki Wisata Jeglongan Sewu Park' di jalan Terusan Metro, Dusun Santrean, Desa Sumberejo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

MALANGTIMES - Selalu ada cara mengutarakan protes atas kerusakan jalan yang tak kunjung dilakukan perbaikan. Jika warga Junrejo menanami pohon pisang di jalan berlubang, tidak demikian halnya yang dilakukan warga Dusun Santrean, Desa Sumberejo, Kota Batu. Untuk memprotes jalan rusak di jalan Terusan Metro, Dusun Santrean, desa setempat, mereka memasang banner. 

Banner itu terpasang dengan tulisan nama ‘Hati-Hati Anda Memasuki Wisata Jeglongan Sewu Park. Alasan penanaman itu karena di jalan persawahan dengan panjang kurang lebih 500 meter dengan lebar tiga meter, banyak sekali jalan berlubang.

Terlebih saat musim hujan saat ini intensitas jalan berlubang terus bertambah dan semakin membesar. Hal tersebut juga dipengaruhi karena setiap harinya dilalui kendaraan roda dua dan empat.

Sebab jalan itu merupakan akses petani menuju sawah. Lalu akses menuju SMKN 3 Batu, SDN Sumberjo 3, selain itu jalan tersebut juga akses menuju ke Desa Sidomulyo. 

Petani Dusun Santrean, Desa Sumberejo Winarmi menyebutkan pemasangan banner itu dilakukan belum lama ini. Alasannya karena jalan belum juga segera diperbaikai.

“Karena kesal, akhirnya pilihan warga memberikan banner itu. Karena ini akses perekonomian kami. Lalu jalan bolong ini juga beberapa kali menelan korban,” ungkap Winarmi, Senin (12/3/2018).

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Alfi Nurhidayat mengatakan jalan tersebut sudah masuk dalam daftar perbaikan jalan. Hanya saja saat ini masih menunggu proses giliran penambalan jalan.

"Iya itu nunggu giliran juga. Sebenarnya sudah masuk ke dalam daftar jalan yang akan diperbaiki," kata Alfi.

Ia menambahkan untuk saat ini timnya juga melakukan perbaikan jalan di beberapa ruas titik di Kota Batu. Oleh sebab itu beberapa jalan di beberapa desa harus bersabar menunggu giliran.

“Sejak bulan ini kami muter di titik-titik jalan berlubang di Kota Batu. Karena musim hujan ini membuat banyak jalan berlubang karena fungsi drainase kurang maksimal,” tutupnya.

Editor : A Yahya
Publisher : bayu pradana
Sumber : Batu TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top