Pengetahuan Peserta Joko Roro 2018 Terkait Pariwisata Kabupaten Malang Diuji Dewan Juri

Salah satu peserta, Rizha Vitania mempresentasikan wisata Sumber Sira di hadapan para juri di Fariz Hotel Karanglo, Kabupaten Malang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)
Salah satu peserta, Rizha Vitania mempresentasikan wisata Sumber Sira di hadapan para juri di Fariz Hotel Karanglo, Kabupaten Malang. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pengetahuan calon-calon duta wisata Kabupaten Malang tengah diuji. Sebanyak 25 pasang Joko Roro 2018 Discovering The Hidden Paradise Kabupaten Malang ini diminta presentasi salah satu potensi objek wisata pada tahapan III yaitu presentasi tentang pariwisata Kabupaten Malang di Fariz Hotel Karanglo, Kabupaten Malang, Minggu (11/3/2018).

Dalam seleksi tahap III ini dibagi menjadi dua kloter. Dimana masing-masing kloter diikuti 25 orang tes presentasi wisata. Teknisnya,  satu persatu peserta akan mempresentasikan materi kepariwisataan yang ada di Kabupaten Malang mulai tempat Desa Wisata, pantai, coban, museum dan wisata budaya. 

Setiap peserta diberi waktu 5 menit, dengan pembagian 3 menit presentasi dan 2 menit tanya jawab.

Ada tujuh juri dalam seleksi III ini di antaranya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, Made Arya Wedanthara, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disparbud Kabupaten Malang, Johnson Sonaru dan Perwakilan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang, Agus Sugianto, Kabid Pengembangan Industri Pariwisata Disparbud Kabupaten Malang, Lani Masruro, Pembina Paguyuban Joko Roro Kabupaten Malang, Ricky Budi, Dosen UMM Pengamat Pariwisata, Ratih Juliati, Ketua PHRI Malang, Suyitno Sugiharto, Roro 2014, Rizky Meylina.

Usai presentasikan pariwisata, mereka diberi pertanyaan juri tentang bagaimana cara mempromosikan wisata Kabupaten Malang ke tingkat nasional dan internasional. Selain itu, juri juga menanyakan bagaimana cara menjaga kelestarian lingkungan di objek wisata tersebut.

Salah satu peserta Roro 2018 asal Malang, Rizha Vitania mengatakan dirinya sedikit merasa canggung ketika diberi pertanyaan oleh dewan juri.

"Tadi sempat tegang sih mas ditanya juri tentang bagaimana cara melestarikan lingkungan objek wisata. Tapi saya optimis bisa masuk 15 finalis Joko Roro 2018," kata Rizha saat ditemui MalangTIMES usai melaksanakan seleksi III tersebut.

Rizha menerangkan dalam tes kali ini dirinya membawa tema wisata Sumber Sira yang berada di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi.

"Saya dapat tema wisata Sumber Sira yang merupakan sumber mata air yang jernih, sejuk, dingin dan bagus untuk menjadi daya tarik wisatawan," ucap perempuan 20 tahun itu.

Masih kata Rizha selain memiliki kejernihan sumber air, wisata Sumber Sira juga memiliki keunikan di dasar ada batuan karang dan populasi ikan yang terlihat menawan.

"Kami ingin memperkenalkan Sumber Sira dengan menggekar berbagai foto contest, exibithion yang menonjolkan beauty di dalam air Sumber Sira. Pasti nanti wisatawan asing tertarik," ujarnya.

Dalam seleksi Tahap III ini dari 25 pasang Joko Roro akan dipilih 15 pasang Joko Roro yang sudah dinobatkan sebagai finalis Joko Roro. Kemudian nanti akan diambil Juara Joko Roro, Wakil I, Wakil II, Duta Berbakat, Duta Favorit, Duta Desa wisata dan Duta Sanitasi.

Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top