Indahnya Selfie di Atas Bukit Tumpuk Lawang, Bisa Pilih Latar Bandara Abdulrachman Saleh

Salah satu wisatawan tampak asyik berfoto selfie dengan latar belakang pemandangan alam di Malang Utara. (foto : Imam Syafii/MalamgTIMES)
Salah satu wisatawan tampak asyik berfoto selfie dengan latar belakang pemandangan alam di Malang Utara. (foto : Imam Syafii/MalamgTIMES)

MALANGTIMES - Destinasi pecinta foto selfie dengan latar belakang pemandangan yang asyik bertambah. Tempat itu tak lain wisata paralayang di Bukit Tumpuk Lawang, Kabupaten Malang.

Selain menawarkan spot selfie menarik, Bukit Tumpuk menjadi alternatif pecinta wisata dirgantara untuk beraksi. Sebelumnya, velue paralayang di Kabupaten Malang ada di Bukit Waung Pantai Modangan, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo.

Namun dari kedua wisata paralayang ini memliki karakteristik yang berbeda. Bila Anda ke Bukit Modangan yang baru diresmikan Bupati Malang Dr H Rendra Kresna November 2017 lalu ini, tersuguh keindahan pantainya. Sehingga wisatawan dan atlet paralayang bisa terbang di Bukit Waung dan landing langsung ke bibir pantai.

Namun, di Bukit Tumpuk Lawang ini konsepnya pure full alam daratan. Yaitu wisatawan ketika berada di bukit bisa foto selfie berlatar belakang keindahan alam di wilayah Malang Utara. Selain itu, wisatawan bisa melihat langsung Bandara Abdulrachman Saleh dari Bukit Tumpuk yang jaraknya sekitar 5-6 kilometer dari lokasi wisata tersebut. Tak hanya itu. Wisatawan juga bisa melihat atlet terbang serta pesawat take off dan landing di Bandara Abdulrachman Saleh.

Memang kondisi saat ini wisata tersebut masih dalam proses pengoptimalan sarana dan prasarana. Sebab, Bukit Tumpuk baru saja diresmikan Bupati Malang Dr H Rendra Kresna dan Komandan Laud Abdulrachman Saleh Marsma TNI Julexi Tambayong pada 2 Maret 2018 lalu. 

Salah satu wisatawan asal Singosari, Dewi Wahyuni, mengatakan dirinya terhipnotis keindahan alam Malang utara. Dia menilai pemandangan Malang utara tidak kalah dengan daerah lain. "Saya baru pertama mengunjungi wisata paralayang Bukit Tumpuk bersama teman," ucapnya.

"Suasana dan pemandangannya bagus di sini. Tidak kalah dengan paralayang di Batu. Apalagi pas buat foto-foto selfi dengan background alam dan atlet paralayang yang melakulan latihan," sambung perempuan yang akrab disapa Yuni itu.

Menurut Yuni, dengan adanya wisata paralayang baru ini, dirinya tidak akan jauh-jauh pergi ke tempat paralayang yang ada di Gunung Banyak, Kota Batu, maupun di Bukit Waung Modangan. "Jadi, sekarang saya lebih dekat kalau ingin mencari tempat ketenangan. Tinggal datang ke sini. Tidak usah pergi jauh-jauh ke Batu. Jadi, di Malang Utara ini banyak wisatanya, mulai Kebun Teh Wonosari dan Candi Singosari dan paling baru di sini," ucap perempuan 16 tahun tersebut.

Yuni berharap dengan adanya wisata  baru ini, dirinya bisa mempromosikannya dengan mengunggah fotonya melalui media sosial supaya banyak dikunjungi wisatawan luar daerah. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top