PU Bina Marga Peduli Jalan

Respon Harapan Warga Bululawang, Dinas PU Bina Marga Pacu Perbaikan Jalan

Sejumlah jalan berlubang yang ada di wilayah Bululawang-Tajinan yang diperbaiki oleh Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. (Nana)
Sejumlah jalan berlubang yang ada di wilayah Bululawang-Tajinan yang diperbaiki oleh Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. (Nana)

MALANGTIMES - Perbaikan jalan rusak oleh Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang terus berlangsung. Setelah sembilan titik ruas jalan yang dikeluhkan oleh warga di berbagai lokasi di Kabupaten Malang, kini giliran jalan wilayah Bululawang yang dibenahi. 

Respons cepat Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang  itupun bisa membuat warga Bululawan tersenyum. 
Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Romdhoni memang tidak berhenti memperbaiki jalan hanya di sembilan titik jalan rusak. Jalur Bululawang-Sumbersuko Tajinan sejak kemarin telah mulai diperbaiki. 

Apalagi pada jalur tersebut juga menjadi salah satu jalan yang rusak dari 35 titik yang ada sejak akhir tahun 2017 lalu. Kondisi itu sempat dikeluhkan warga. Mereka ingin secepatnya jalur penghubung tersebut diperbaiki. Dinas PU Bina Marga pun kembali menurunkan pasukan dan alat beratnya. 

"Sudah sejak kemarin jalur tersebut kita perbaiki. Ada sekitar satu kilometer lebih jalan yang rusak dan berlubang ditangani, " kata Romdhoni Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Selasa (20/02) kepada MalangTIMES. 

Saput lobang (salob) menjadi alternatif bagi dinas yang dipimpin Romdhoni melalui berbagai UPT-nya untuk memperbaiki jalan rusak karena digerus air hujan. Hal ini dikarenakan sebagian besar kerusakan  jalan berupa lubang-lubang. Kondisi itu terus melebar dan mengikis permukaan aspal di sepanjang jalan. 

Semangat Memperbaiki berbagai jalan rusak di Kabupaten Malang oleh Dinas PU Bina Marga (Nana)

"Mayoritas memang berlubang karena aspal jalan tergenang air hujan secara terus menerus. Ini yang seharusnya bersama-sama kita antisipasi ke depan," ujar Romdhoni. 

Rata-rata jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Malang yang memiliki  panjang total 14.277,31 km ini,  juga dipengaruhi pembangunan disekitar jalan. Bahu jalan dibangun di atas jalan utama. "Hal ini yang membuat jalan selalu tergenang setiap kali hujan turun, " ujar Romdhoni yang dulu sempat melakukan berbagai penertiban dengan cara melakukan pemaprasan bahu jalan tersebut. 

Selain salob,  Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang juga telah memiliki rencana pembangunan peningkatan jalan di berbagai ruas yang kini mengalami kerusakan. Tapi,  lanjut Romdhoni,  untuk bulan ini segala proses masih dalam tahap perencanaan. "Belum masuk ke pelaksanaan. Karenanya kita salob dulu sebelum kita tingkatkan, " imbuh mantan Kadis Cipta Karya Kabupaten Malang ini. 

Dikesempatan berbeda, Sudjono salah satu warga Desa Bululawang. Kecamatan Bululawang menyatakan kegembiraannya atas respon dari PU Bina Marga Kabupaten Malang yang memperbaiki jalan rusak di wilayahnya. 

"Tentunya kami gembira, mas. Setelah berapa bulan akhirnya diperbaiki. Ini kalau dibiarkan semakin berbahaya bagi pengendara, " ucap Sudjono. 

Dia juga berharap di jalan tersebut bisa ditingkatkan mutu jalannya.  "Harapan kita ya jalan ini bisa dihotmix gitu. Agar kuat dan bisa lebih memperlancar akses transportasi, " pungkas Sudjono. 

Editor : A Yahya
Publisher : Zaldi Deo

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top