Tidak Perlu Menunggu Berbuah Pisang, PU Bina Marga Turunkan Pasukan

Kondisi jalan di Kalipare yang ditanami pohon pisang dan diperbaiki oleh Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Minggu (18/02) (Nana)
Kondisi jalan di Kalipare yang ditanami pohon pisang dan diperbaiki oleh Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, Minggu (18/02) (Nana)

MALANGTIMES - Warga Desa Kaliasri,  Kecamatan Kalipare,  tidak perlu menunggu pohon pisang yang ditanamnya di jalan Kaliasri-Donomulyo, berbuah. Apalagi sampai menunggu buah pisangnya matang di lokasi jalan. 

Pasalnya,  Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang melalui UPT Pagak beserta relawan dari Kecamatan Donomulyo sejak pagi sampai sore, Minggu (18/02) turun tangan. Penanganan itu dilakukan setelah sebelumnya ada aksi masa Sabtu (17/02). 

Romdhoni menegaskan, berbagai laporan kerusakan jalan kepada pihaknya,  memang tidak bisa begitu saja ditangani. "Selalu ada prosedur untuk itu. Baik dari perencanaan, tender dan pelaksanaan. Kita tidak bisa memutuskan sepihak hal tersebut, " kata mantan Kadis Cipta Karya Kabupaten Malang, Minggu (18/02) saat dihubungi MalangTIMES. 

Mengenai aksi warga Kalipare,  pihaknya menyatakan,  bahwa yang dilakukan warga bisa dimakluminya. "Ini sebagai motivasi kami untuk terus berbuat lebih. Harapan warga di sana kita tindaklanjuti juga, " ujar Romdhoni yang menjelaskan pihak UPT Pagak telah terjun di lokasi yang ditanami pohon pisang warga,  sejak pagi. 

Petugas UPT Pagak PU Bina Marga Kabupaten Malang bergerak untuk memperbaiki jalan (Nana)
Petugas UPT Pagak PU Bina Marga Kabupaten Malang bergerak untuk memperbaiki jalan (Nana)

Diturunkannya pasukan PU Bina Marga Kabupaten Malang di jalan rusak Kaliasri-Donomulyo,  juga tidak terlepas dari adanya program kerja di tahun ini. Tahapan prosedural yang disampaikan Romdhoni dan diambil dari persetujuan antara eksekutif dan legislatif inilah yang jadi dasar pengambilan keputusan pembangunan. 

"Tahun ini ada paket pekerjaan peningkatan di beberapa ruas jalan. Salah satunya di Kalipare. Tapi,  kita tentunya menunggu siklus proses lainnya. Untuk sementara kita hanya bisa untuk pemeliharaannya saja di sana," urai Romdhoni. 

Pemadatan jalan berlubang (Nana)
Pemadatan jalan berlubang (Nana)

Dikesempatan lain,  Suwiknyo Kepala Bidang (Kabid) Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang juga menjelaskan yang serupa dengan pimpinannya. 

Suwiknyo mengatakan,  untuk ruas jalan Kaliasri-Donomulyo sepanjang 2 kilometer (km) dalam perencanaan memang menjadi salah satu yang akan ditingkatkan. "Tapi tentunya kita menunggu prosesnya. Sementara kita salob terlebih dahulu seperti ruas jalan lain yang mengalami hal serupa, " ujarnya. 

Jalan berlubang yang telah dilakukan pengurukan oleh PU Bina Marga Kabupaten Malang
Jalan berlubang yang telah dilakukan pengurukan oleh PU Bina Marga Kabupaten Malang

Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang untuk pemeliharaan rutin di ruas jalan tersebut mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 juta. Sedangkan untuk pemeliharaan jalan yang dikeluhkan oleh warga sekitar, Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang telah menindaklanjutinya sejak pagi sampai petang hari ini. 

"Untuk besok akan dilanjutkan lagi perbaikannya. Ini adalah bukti kami terhadap kondisi jalan. Jadi,  tidak benar kalau kita abai dengan laporan warga. Tapi memang ada proses yang wajib kita lalui, " pungkas Suwiknyo. 

Editor : A Yahya
Publisher : Aditya Fachril Bayu

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top