Pasangan SAE Tak Manfaatkan Kampanye Perdana untuk Blusukan, Ada Apa?

Sutiaji bersama timsesnya melakukan konferensi pers di rumah pemenangan di Jalan Taman Slamet 32 Kota Malang, Kamis (15/2/2018). (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Sutiaji bersama timsesnya melakukan konferensi pers di rumah pemenangan di Jalan Taman Slamet 32 Kota Malang, Kamis (15/2/2018). (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - KPU Kota Malang telah menentukan jadwal kampanye perdana pasangan Calon Wali Kota Malang Sutiaji - Sofyan Edy Jarwoko di Kecamatan Klojen hari ini.

Namun, pasangan berjuluk SAE ini justru tidak memanfaatkan jadwal kampanye tersebut untuk banyak turun ke masyarakat.

Pasangan yang diusung Partai Demokrat dan Golkar ini justru mengisi kampanye perdananya dengan konferensi pers dan konsolidasi.

Sutiaji melakukan konferensi pers, sedangkan pasangannya Sofyan Edy melakukan silaturahmi di daerah Wonokoyo dilanjutkan dengan konsolidasi bersama anggota Golkar di Lowokwaru.

"Hari ini kami memang lebih banyak silaturahmi bukan kampanye pada kelompok dan tokoh. Namun, tidak melakukannya secara terbuka atau massal. Karena kami mempunyai pertimbangan lain," Jelas Sutiaji.

Lanjut Sutiaji, pertimbangan lain itu adalah dirinya harus menjajaki problematika yang terjadi di masyarakat yang paling dekat untuk dikunjungi.

Menurutnya, ia lebih memilih pasar untuk dikunjungi karena banyak persoalan-persoalan ke depan yang bisa diangkat dan dicarikan solusi. 

"Jadi untuk masalah kampanye, kita konsolidasi internal dan silaturahmi dengan para tokoh," ungkapnya ketika ditemui di rumah pemenangan di Jalan Taman Slamet 32 Kota Malang, Kamis (15/2/2018).

Ketika silaturahmi dengan para tokoh, pihaknya sudah berkomitmen untuk tidak mempublis tokoh tersebut kecuali yang bersangkutan sudah benar-benar mengizinkan dan memberi dukungan terhadap pasangan SAE.

"Karena mungkin saat tokoh memberikan saran kepada kami, itu ada kode etik atau akhlak yang tidak boleh sembarang kami bocorkan ke publik. Kami mementingkan akhlakul karimahnya. Tidak mungkin serta merta menjadi konsumsi publik. Ini kode etik yang saya pakai, mudah-mudahan menjadi pembelajaran bagi tim kami," jelas Sutiaji.

 

Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top