Bambu Hoky Lagi Hoky

Tanaman bambu hoky yang ditanam dalam botol berisikan hidrogel siap dijual di Jalan Bukit Berbunga, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Tanaman bambu hoky yang ditanam dalam botol berisikan hidrogel siap dijual di Jalan Bukit Berbunga, Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

BATUTIMES - Bambu hoky atau bambu keberuntungan rupanya benar-benar  membawa keberuntungan bagi Evrintia Dini Putri, warga Jalan Bukit Berbunga,  Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu. Bagaimana tidak. Menjelang Imlek ini, banyak warga etnis Tionghoa yang melirik tanaman yang dijual di sekitaran Jalan Bukit Berbunga itu.

Meskipun bambu hoky yang dijual Evrintia tidak beranyaman seperti yang dijual di kios-kios lain, rupanya ada daya pikat tersendiri. Bambu hoky karangannya itu dikemas dalam satu botol yang dipenuhi dengan hidrogel.

Hidrogel merupakan kristal polimer yang berfungsi menyerap dan menyimpan air dan nutrisi untuk tanaman dalam jumlah besar. Dalam satu botol itu, hidrogel bisa dibuat beragam warna sehingga mampu menarik wistawan untuk membeli. 

“Jadi, kenapa bambu hoky ini saya beri hidrogel? Karena menang fungsinya untuk menyerap dan menyimpan air . Sehingga nggak perlu repot-repot lagi ngerawatnya,” ungkap Evrintia, Kamis (15/2/2018).

Hanya, ketika bentuk ukuran hidrogel itu mulai mengecil, perlu ditambahkan air. Karena kemudahan untuk merawat dan tidak mudah mati sehingga menjadi pilihan warga memiliki tanaman tersebut.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang ini menambahkan jika ada kepercayaan yang mengatakan tanaman ini memang bisa membawa keberuntungan bagi yang memelihara dan merawatnya. Karena itulah, tanaman jenis bambu ini disebut bamboo hoky.

“Katanya sih bisa membawa hoki. Dan tidak banyak perawatannya, lalu tidak mudah mati,” katanya kepada BatuTIMES.

Oleh sebab itu, tanaman ini menjadi pilihan untuk meramaikan perayaan Imlek. Dalam sehari saat mendakati Imlek ia bisa menjual pohon bambu keberuntungan tersebut antara 30 hingga 50 pohon, dan saat hari-hari tertentu bisa melebihi angka tersebut.

"Kalau saat libur akhir pekan, apalagi saat Hari Imlek bisa sampai 40 hingga 70 pohon," tambah perempuan 23 tahun ini.

Sedangkan untuk harga bambu keberuntungan ini, mulai harga Rp 15 ribu sampai Rp 25 ribu, tergantung jenis dan besarannya. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Batu TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top