PU Bina Marga Peduli Jalan

Jalan Bak Jalur Off Road Kini Mulus, Masyarakat Talangagung Bisa Tersenyum

Jalan Talangagung, Kepanjen arah Ngajum saat diperbaiki Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. Kini jalur tersebut membuat masyarakat dan pengendara bisa nyaman dan tidak lagi rusak parah. (Nana/MalangTIMES)
Jalan Talangagung, Kepanjen arah Ngajum saat diperbaiki Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang. Kini jalur tersebut membuat masyarakat dan pengendara bisa nyaman dan tidak lagi rusak parah. (Nana/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Berbagai usaha membuat masyarakat tersenyum terus dilakukan Pemkab Malang dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan Bina Marga sebagai leading sector di tengah keterbatasan yang ada. 

Terutama dalam memberikan pelayanan berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan masyarakat pengguna kendaraan di jalan raya. Seperti yang  ada di wilayah Talangagung,  Kepanjen. 

Seperti diketahui,  jalan Talangagung yang merupakan akses utama transportasi masyarakat,  kondisinya bak jalur off road. Bergelombang dengan banyak lubang besar dan dalam yang membahayakan para pengendara. Saat hujan turun, jalanan serupa kolam air. Aspal jalan tidak terlihat oleh para pengendara. 

Itu dulu. Kini,  setelah  Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang kembali turun tangan,  kondisi berubah. Pengendara dan masyarakat Talangagung, Kepanjen  bisa tersenyum. Pasalnya, jalanan bak lintasan off road kini telah mulus kembali. 

Walaupun, kata Romdhoni, Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, pembangunan yang telah dilaksanakan di wilayah tersebut masih bersifat sementara.

"Itu memang masih sementara. Untuk pembangunan permanennya akan dilakukan tahun ini juga, " kata Romdhoni kepada MalangTIMES, Rabu (14/2/2018). 

Jalan Talangagung-Ngajum sebelum dilakukan perbaikan serupa jalan off road yang membahayakan pengendara (Nana)

Walau bersifat sementara,  kondisi jalan Talangagung,  Kepanjen,  jauh berubah. Masyarakat dan  pengendara bisa melewatinya tanpa was-was dan takut terjebak berbagai lubang di sepanjang jalan. 

Asep Suganda warga sekitar menyampaikan rasa terimakasihnya atas pembangunan jalan tersebut. 

"Minimal tidak ada lagi kemacetan atau debu dari batu putih saat panas. Selain itu jalanan juga sudah layak dilalui, " ujar pemilik rumah yang memiliki usaha telekomunikasi,  tepat di pinggir jalan yang dulu rusak parah. 

Romdhoni menyatakan,  sifat sementara pembangunan jalan tersebut dikarenakan persoalan utama di wilayah Talangagung.

"Saluran pembuangan air yang tidak ada.  Karenanya kita terus siapkan dulu ini, " terang mantan Kadis Cipta Karya Kabupaten Malang ini. 

Di lapangan, pembangunan saluran air atau drainase memang terus dilakukan. Rencananya drainase akan dibangun sepanjang jalan Talangagung sampai perbatasan Ngajum. 

Setelah drainase telah siap,  maka jalanan Talangagung akan siap untuk ditingkatkan kualitasnya. 

"Tentunya dengan beban jalan yang seperti itu,  peningkatan jalan menjadi prioritas pembangunan. Insyaallah tahun ini kita lakukan, " tegas Romdhoni. 

Disinggung mengenai kekuatan jalan Talangagung,  Kepanjen,  yang kini lancar dilalui berbagai kendaraan ini,  Romdhoni menyampaikan, bisa sampai berbulan-bulan.

"Bisa kuat lah untuk berbulan-bulan. Yang penting air hujan tidak terus menggenangi jalanan. Karenanya kita tanpa henti terus membangun saluran airnya dulu," ujarnya sambil meminta maaf kepada masyarakat yang telah terganggu perjalanannya dikarenakan jalan rusak. 

Romdhoni melanjutkan,  pihaknya tidak tinggal diam dalam merespon keluhan masyarakat.  Di tengah berbagai kendala dan keterbatasan yang dimiliki Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang, pihaknya terus bekerja. 

"Bahkan kita tidak pernah diam. Terus keliling dalam berbagai perbaikan jalan dan jembatan yang rusak karena faktor cuaca," pungkas Romdhoni. 

Editor : Heryanto
Publisher : Alfin Fauzan

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top