Lady Rose dan Burung Emas Hadir di Taman Langit Gunung Banyak

Lady Rose penambah spot swafoto untuk wisatawan di area Taman Langit, Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Lady Rose penambah spot swafoto untuk wisatawan di area Taman Langit, Gunung Banyak, Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

MALANGTIMES - Spot-spot swafoto dongeng terus dimunculkan oleh Wana Wisata Gunung Banyak. Baru-baru ini Lady Rose dan Burung Emas dari dongeng Bulgaria menambah pemandangan di Taman Langit. 

Jika sebelumnya sudah menghadirkan peri-peri bersayap dengan bagian sculpture (karya tiga dimensi) imaginer yang terbuat dari bahan logam. Kali Lady Rose dan Burung Emas juga berbahan dan konsep yang sama. 

Kurang lebih tingginya tiga meter sambil memegang burung. Lady rose di Taman Langit itu digambarkan mengenakan gaun panjang dan rambutnya dikepang. 

Taman langit mengangkat Lady Rose ini karena memang ingin menyuguhkan sesuatu yang berbau dongeng. Seperti halnya dengan Lady Rose yang memiliki kisah di sebuah kerajaan yang sangat jauh, hiduplah seorang Putri yang sangat cantik. 

Ia memiliki rambut merah panjang dan sangat mencintai bunga mawar sehingga banyak orang yang memanggilnya Putri Rose. Setiap malam setelah senja, Putri Rose keluar ke balkon dan bertepuk tangan. 

Seekor burung emas datang dan terbang entah dari mana kemudian hinggap di bahunya. Seketika itu, rambut sang putri mulai bersinar, terang benderang dengan cahaya merah cemerlang.

Ketika burung tersebut mulai berkicau seperti sedang menyayikan sebuah lagu yang mempesona, Putri Rose ikut bernyanyi mengikuti alunan kicauan burung tersebut, dan semua orang yang berada di kerajaan tersebut tertidur dan bermimpi manis sampai subuh.

Setiap malam Putri Rose bersama burung emas kecilnya selalu menyanyikan lagu pengantar tidur yang penuh kasih, sehingga semua orang dapat tertidur nyenyak dan memiliki mimpi manis.

Lady Rose dan Burung Emas, dan Peri dalam dongen lainnya ada dalam beragam ukuran dan sengaja didesain bagus sesuai konsep alam agar menjual. 

“Karena memang kita menjual alam sehingga kita harus memunculkan konsep yang berhubungan dengan alam juga. Ya supaya nyambung, sekaligus dilirik wisatawan. Apalagi dengan seperti ini dirasa banyak wisatawan tertarik,” ungkap Bambang Hariyanto, Kepala Wana Wisata Gunung Banyak, Senin (12/2/2018).

Ia menjelaskan wahana wisata taman langit dibuat pihak perhutani, upaya tersebut untuk menambah daya tarik wisatawan luar dan asing agar mau datang ke Kota Batu. "Agar wisatawan tidak bosan. Maka, kami buat inovasi baru. Ini beda dengan taman lain. Sebab konsep seperti ini bisa menyejukkan mata," katanya kepada BatuTIMES.

Menurutnya penambahan patung itu juga menjadi tambahan spot swafoto bagi wisatawan. Sebab ia ingin terus memanjakan wisatawan yang datang agar memiliki beragam foto yang berbeda-beda.

Selain patung Lady Rose dan Burung Emas, ternyata ada suguhan pemandangan vertical garden berbentuk piramida. Ada dua unit vertical garden piramida dengan beragam bunga berwarna-warnai. 

Dengan demikian taman ini memiliki beragam bunga yang disuguhkan yang memanjakan mata wisatawan. “Jadi Patung Lady Rose dan Burung Emas, vertical garden ini masih baru,” imbuh bapak yang dikaruniai dua anak ini.

Selain itu di sana juga terdapat angsa raksasa seperti di negeri dongeng. Di lokasi taman langit dilengkapi berbagai fasilitas menunjang bagi wisatawan. Seperti pedestrian, shelter dan spot swafoto. Lalu ada toilet serta cottage.

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top