Jelang Nyepi, Perajin Dupa Wagir Kabupaten Malang Kebanjiran Pesanan 50 Persen Dari Bali

Perajin dupa asal Dusun Bedali, Desa Bedalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang kebanjiran order dari Bali jelang Hari Raya Nyepi. (foto : Imam Syafii/MalamgTIMES)
Perajin dupa asal Dusun Bedali, Desa Bedalisodo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang kebanjiran order dari Bali jelang Hari Raya Nyepi. (foto : Imam Syafii/MalamgTIMES)

MALANGTIMES - Jelang perayaan Hari Raya Nyepi pada Sabtu 17 Maret 2018 (1 Saka 1940) mendatang, perajin dupa asal Dusun Bedali, Desa Bedalisodo, Kecamatan Wagir sumringah. 

Pasalnya, warga yang mendiami kampung perajin dupa ini kebanjiran pesanan dari Bali. Peningkatan order hampir meningkat 50 persen dari hari biasanya.

Kondisi itu seperti halnya dialami oleh Sri Asih, perajin dupa asal Desa Dalisodo. Kepada MALANGTIMES, Sri yang sedang menjemur dupa ini mengaku kebutuhan  dupa yang difungsikan untuk sembahyang bagi umat Hindu terutama di Bali,  mengalami peningkatan.

"Jumlah pesanan dupa kami meningkat mas, karena mendekati Hari Raya Nyepi Maret nanti. Kami mendapat banyak pesanan dari orang Bali," kata perempuan 53 tahun tersebut.

Menurut Asih bahwa kebutuhan produksi dupa jenis ukuran 29 dan 32 centimeter menjelang Hari Raya Nyepi meningkat 50 persen.

"Biasanya kami memproduksi dupa 2,5 ton setiap minggunya dikirim ke Bali, tapi mulai sekarang mereka memesan sekitar 5 ton perminggunya," ucap Asih sembari menunjukkan produksi dupa di rumahnya.

Lebih lanjut Asih menerangkan banyaknya permintaan dari masyarakat Bali dirinya sudah mulai menyetok produksi dupa hingga perayaan Hari Raya Nyepi diselemggarakan.

"Untuk harga dupa Rp 300 ribu perkarung yang berisi sekitar 40 kilo. Kalau labanya tidak tentu bisa mencapai 5 jutaan tergantung pesanan," terang perempuan 3 anak tersebut.

Disamping itu proses produksi dupa dirinya terkadang mengalami kendala musim hujan untuk penjemuran dupa.

"Kendalanya hujan mas, proses awalnya dupa direndam dengan soda api, lalu proses pelengketan setelah itu dijemur. Kalau cuacanya bagus sehari dupa bisa kering," pungkasnya.

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top