Tingkatkan Profesionalisme Tenaga Pendidik, Dinas Pendidikan Kota Malang Lakukan Ini

Tenaga pendidik mulai guru, kepala sekolah hingga pegawas mengikuti tes tulis dalam rangkaian lomba di aula Dinas Pendidikan Kota Malang (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)
Tenaga pendidik mulai guru, kepala sekolah hingga pegawas mengikuti tes tulis dalam rangkaian lomba di aula Dinas Pendidikan Kota Malang (foto: Wahida Rahmania Arifah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menyebut Malang sebagai Kota Pendidikan rasanya tidak berlebihan lantaran banyaknya jumlah kampus dan mahasiswa di kota ini.

Belum lagi torehan prestasi demi prestasi siswa dari tingkat TK hingga sekolah menengah yang diraih Kota Malang. Tetapi prestasi siswa saja tidak cukup. Profesionalisme tenaga pendidik penting ditingkatkan. 

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Malang Totok Kasianto menjelaskan bahwa profesionalisme tenaga pendidik merupakan faktor penting agar torehan prestasi tetap mampu dipertahankan. 

"Karena bukan hanya penghargaan yang kita kejar. Di bidang tenaga pendidik baik itu guru maupun kepala sekolah inovasi-inovasi pembelajaran itu juga penting makanya profesionalisme penting kita tekankan disini," kata dia saat membuka 'Lomba Kepala Sekolah, Pengawas, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan Tingkat TK, SD dan SMP', Senin (12/2/2018).

Kota Malang, kata Totok, banyak menjadi jujukan studi banding. Tidak saja kalangan akademisi, dia mengungkapkan raihan prestasi pendidikan Kota Malang diapresiasi oleh eksekutif dan legislatif dari daerah lain. 

Oleh sebab itu, ia berharap kepada puluhan peserta 'Lomba Kepala Sekolah, Pengawas, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan Tingkat TK, SD dan SMP' agar ajang ini bukan saja dimaknai demi predikat juara semata.

Dalam lomba yang diadakan di Aula Dinas Pendidikan Kota Malang Jalan Veteran Kota Malang itu diikuti oleh total 95 peserta. Di antara mereka ada 13 kepala sekolah dan 75 guru dari tingkat TK, SD, dan SMP se Kota Malang.

Untuk tahapan seleksi dimulai dari tes tulis yang digelar mulai Senin (12/2/2018) pagi tadi. Seleksi berikutnya ialah tes psikotes. Selanjutnya, guna menjaring lima peserta terbaik akan dilakukan tes wawancara yang direncanakan pada hari Rabu dan Kamis esok. 

Totok menjelaskan juri lomba profesionalisme tenaga pendidik ini berasal dari kampus-kampus di Kota Malang diantaranya Universitas Negeri Malang dan Universitas Brawijaya.

"Kita berharap Malang bisa juara provinsi mengulang kesuksesan pada tahun 2014 sampai 2016. Kalau tahun ini target masuk 20 besar," pungkas dia. (*)

Editor : Heryanto
Publisher : Alfin Fauzan
Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top